Udemy
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
Turn what you know into an opportunity and reach millions around the world.
Learn More
Your cart is empty.
Keep shopping
Tutorial Figma Mendesain UI/UX dari Nol
Rating: 4.8 out of 5(78 ratings)
613 students

Tutorial Figma Mendesain UI/UX dari Nol

Belajar UI/UX design dari nol: Wireframe, UI mockup, dan prototype dengan Figma untuk pemula
Last updated 5/2024
Indonesian

What you'll learn

  • Cara mendesain UX di Figma dari nol
  • Membuat frames untuk aplikasi mobile
  • Contoh Desain untuk Instagram Post (Social Media)
  • Mendesain aplikasi mobile dengan Cepat dan Menyenangkan

Course content

2 sections6 lectures1h 25m total length
  • Dasar-dasar Visual Design - Emphasis2:24

    Memahami dan menerapkan prinsip-prinsip desain visual adalah kunci untuk menciptakan desain UI dan prototype yang tidak hanya menarik secara visual tapi juga fungsional. Di video ini kita akan membahas salah satu prinsip desain yang paling krusial namun sering terlewatkan, yaitu 'emphasis'. Dengan mempraktekkan cara memberikan 'emphasis' pada desain UI, kita akan lebih mahir dalam mengarahkan perhatian pengguna ke tempat yang tepat. Di video berikutnya, kita akan menjelajahi prinsip desain visual lainnya, yaitu hierarki. Sampai jumpa di video selanjutnya.

  • Memahami Esensi Hirarki dalam Desain Visual2:48

    Pada video kali ini, kita akan membahas topik yang sangat penting dalam dunia desain visual: hirarki. Apakah kamu pernah bertanya-tanya bagaimana membuat desain yang menarik dan efektif? Jawabannya adalah dengan memahami hirarki dan cara mengarahkan perhatian pengguna dengan bijak. Dalam video ini, kita akan memahami secara detail esensi hirarki dalam desain visual. Kamu akan belajar bagaimana mengatur elemen-elemen visual secara strategis untuk menarik perhatian pada informasi yang paling penting, serta bagaimana mengatur urutan dan ukuran elemen-elemen untuk menciptakan hierarki yang jelas dan mudah dipahami. Pada Penjelasannya, Dr. Panca akan memberikan contoh konkret dan tips praktis tentang cara mengimplementasikan prinsip hirarki dalam desain grafis, web, dan media visual lainnya. Dengan memahami konsep ini, kamu akan dapat menciptakan desain yang lebih efektif, menarik, dan mudah dimengerti oleh pengguna.

  • Memahami Skala dan Proporsi untuk Komunikasi Efektif pada Desain3:44

    Dalam dunia desain, memahami skala dan proporsi adalah kunci untuk menciptakan komunikasi visual yang efektif. Skala merujuk pada ukuran relatif suatu elemen terhadap elemen-elemen lain dalam desain, sementara proporsi mengacu pada hubungan harmonis antara bagian-bagian yang berbeda dalam suatu karya. Dalam video ini, kita akan dijelaskan oleh Dr. Panca seberapa pentingnya memahami skala dan proporsi dalam menciptakan desain yang menarik dan mudah dipahami oleh audiens. Kita akan membahas bagaimana memilih skala yang tepat untuk berbagai elemen desain, mulai dari teks hingga gambar, serta bagaimana proporsi dapat digunakan untuk menciptakan keselarasan visual yang memikat. Dengan memahami prinsip-prinsip dasar skala dan proporsi, kita akan dapat mengarahkan perhatian audiens dengan lebih efektif, memperkuat pesan yang ingin disampaikan, dan meningkatkan daya tarik visual dari sebuah karya desain.

  • Unity & Variety: Prinsip Membangun Keseimbangan dan Harmonisasi Desain Visual3:14

    Dalam video ini, kita akan menjelajahi prinsip penting dalam desain visual: Unity (kesatuan) dan Variety (variasi). Dr. Panca, akan menjelaskan prinsip desain visual: unity & variety dan bagaimana mereka berperan dalam membentuk karya-karya visual yang menakjubkan. Dengan penekanan pada keseimbangan dan harmonisasi, kita akan belajar bagaimana mengidentifikasi dan menerapkan prinsip-prinsip ini dalam proyek-proyek desain visual kita.

Requirements

  • Memiliki akun Figma (tersedia gratis pada website Figma)
  • Memiliki koneksi internet

Description

Halo, selamat datang di Lumigi bersama saya Panca Hadi Putra. Pada video kali ini kita akan belajar menggunakan Figma dari 0 dengan mendesain user interface dan membuat prototype aplikasi mobile!

Tapi sebelum itu, apa sih bedanya UI dengan UX?

UI (User Interface) dan UX (User Experience) adalah dua aspek yang sangat berhubungan tetapi berbeda.

UI berkaitan dengan tampilan dan interaksi visual dari suatu produk atau aplikasi dengan pengguna. Dalam kata lain, tujuan dari UI lebih fokus pada tampilan seperti dalam elemen-elemen berbentuk tombol, icon, teks, warna, dan layouting.

Sementara itu, UX mencakup keseluruhan aspek pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan produk atau aplikasi, termasuk UI, perasaan, persepsi, dan efisiensi pengguna dalam mencapai tujuan mereka saat menggunakan produk tersebut.

Jadi pertama-tama, kita akan membuat wireframe atau low-fidelity design dari aplikasi kita. Wireframe ini biasanya sangat sederhana, fokusnya adalah pada fungsi, tata letak, dan navigasi, tanpa elemen-elemen desain grafis seperti warna atau gambar.

Setelah kita buat wireframe, kita akan membuat high-fidelity design atau mockup yang lebih mendetail dari wireframe. Pada desain mockup, kita sudah mulai mempertimbangkan desain visual seperti warna, gambar, dan tipografi. Tujuan dari mockup ini adalah untuk menunjukkan bagaimana desain akhir aplikasi kita akan tampak oleh pengguna, jadi aspek estetika visualnya adalah hal sangat penting.

Nah, terakhir, berdasarkan mockup yang sudah kita buat, kita merancang prototype yang interaktif dan siap diujicobakan dengan calon pengguna. Yuk, kita mulai desain!

Who this course is for:

  • Beginner
  • Desainer UI/UX pemula
  • Desain Grafis