Tata Kelola Siber / Internet (kode: tatakelola)

http:// akademi .internetsehat .id (ringkas, gratis, bersertifikat)
Rating: 4.6 out of 5 (110 ratings)
961 students
Indonesian

Tata Kelola Internet
Multistakeholder
Kebebasan BerInternet
Regulasi Konten
Media Sosial
Privasi dan Sekuriti
Transformasi Digital Indonesia

Requirements

  • Berminat untuk mempelajari, memahami dan berpartisipasi dalam dialog Tata Kelola Siber / Internet (Internet Governance)
  • Disediakan sertifikat digital tanpa dikenakan biaya bagi yang lulus ujian online. Baca dengan lengkap petunjuknya.

Description

Situs Utama: http:// akademi .internetsehat .id (tanpa spasi)


Narasumber (urut abjad)

  1. Prof Ang Peng Hwa (Nanyang Technology University Singapura)

  2. Arthit Suriyawongkul (Thai Netizen Network, Thailand)

  3. Ellen Kusuma (SAFEnet / Youth IGF Indonesia)

  4. Prof Pirongrong Ramasoota (Chulalongkorn University, Thailand)

  5. Ravi Philemon (Politisi Senior, Singapura)

  6. Semuel A. Pangerapan (Dirjen APTIKA, Kementerian Kominfo Indonesia)

  7. Silvia W. Sumarlin (Federasi Teknologi Informasi Indonesia)

  8. Prof Yudho Giri Sucahyo (PANDI / Universitas Indonesia)


Catatan

  • Setelah menuntaskan materi ini, silakan daftar ujian di http:// s. id/ujiantatakelola (tanpa spasi), lalu ikuti petunjuk lebih lanjut via email atau informasi yang diberikan untuk akses ujian online. Akan ada sejumlah soal yang harus dijawab dengan benar minimal 80% dalam waktu yang telah ditentukan, sebagai syarat mendapatkan sertifikat digital.

  • Jika ada pertanyaan, dapat dikiriman melalui email belajar@ictwatch.id

  • Materi pelatihan/workshop lainnya dari ICT Watch dapat diakses di http:// akademi .internetsehat .id


Pengantar

Tidak ada satu pun, baik orang, perusahaan, organisasi, atau pemerintah yang secara tunggal mengoperasikan Internet. Internet adalah jaringan terdistribusi global yang terdiri atas berbagai jaringan otonom yang saling terhubung (interkoneksi) secara sukarela. Internet beroperasi tanpa badan pengatur utama; setiap jaringan pembentuk Internet menentukan dan menjalankan kebijakannya masing-masing.

Tata kelolanya dijalankan oleh jaringan pemangku kepentingan majemuk (multistakeholder) yang terdiri atas kelompok-kelompok otonom saling terhubung dari masyarakat sipil, sektor swasta, pemerintahan, kalangan akademik dan penelitian, dan organisasi nasional dan internasional. Mereka bekerja sama sesuai perannya masing-masing untuk membuat kebijakan dan standar bersama yang mempertahankan interoperabilitas global Internet sebagai barang milik bersama.

Sebagai catatan, sejumlah video yang digunakan dalam kelas online ini, merupakan wawancara narasumber pada Oktober 2018. Adapun untuk video edukasi "cyber policy" adalah produksi Juli 2016. Kontennya telah dikurasi dan dikompilasi sedemikian rupa sehingga tetap sesuai dengan konteks saat ini, faktual dan disesuaikan dengan kebutuhan fundamental untuk mulai belajar dinamika tata kelola siber / Internet. Lalu seri video edukasi / advokasi tentang tata kelola siber / Internet dengan olah grafis dari Global Partners Digital (www. gp-digital .org), mitra kami yang berbasis di London. Video ini telah subtitled dan/atau alih suara oleh ICT Watch. Adapun sejumlah bacaan wajib, kami kompilasi dari ragam sumber yang kredibel dan bersifat / berlisensi bebas digunakan (creative common licensed).

Kelas ini dapat Anda ikuti sesuai keleluasaan waktu. Jika Anda menginginkan sertifikat, silakan mengikuti ujian melalui tautan yang ada di bagian kelas ini. Kami menggunakan kombinasi platform udemy .com dan classmarker .com agar proses bisa lebih efektif dan efisien. Setelah menyelesaikan pelajaran / pelatihan hingga tuntas, maka peserta akan diberikan akses khusus untuk mengikuti ujian online. Untuk mengikuti materi pelajaran / pelatihan, ujian dan sertifikat ini, tidak dipungut biaya apapun. ICT Watch menjadi penjamin kualitas atas manajemen proses kelas online ini.


Tentang ICT Watch

ICT Watch adalah organisasi masyarakat sipil yang fokus pada kolaborasi pembangunan kapasitas sumber daya manusia Indonesia atas pengetahuan dan kemampuan literasi digital, ekspresi online dan tata kelola siber. ICT Watch adalah penggagas Internet Sehat (cyber wellness) pada tahun 2002, kampanye advokasi literasi digital yang masih secara konsisten melayani masyarakat Indonesia hingga saat ini. Pada Agustus 2014 di Jakarta, ICT Watch menerima pengakuan nasional, Penghargaan Tasrif dari Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI). Pada Mei 2016 ICT Watch memperoleh prestasi internasional, penghargaan World Summit on the Information Society (WSIS) Champion (runner-up), dari PBB untuk kategori di bawah “Ethical Kategori Dimensi Masyarakat Informasi”. PBB menilai program Internet Sehat merupakan model strategi penyampaian etika online dan advokasi literasi digital kepada masyarakat. Pada Juni 2017, untuk penghargaan dan kategori yang sama, ICT Watch terpilih sebagai pemenang pertama (winner) WSIS 2017.

Who this course is for:

  • Pegiat Informasi
  • Akademisi
  • Masyarakat Sipil
  • Sektor Bisnis / Swasta
  • Pemerintah
  • Komunitas Teknis

Instructor

dipersembahkan oleh ICT Watch - Indonesia
Akademi Literasi Digital Internet Sehat
  • 4.8 Instructor Rating
  • 710 Reviews
  • 5,645 Students
  • 6 Courses

ICT Watch adalah organisasi masyarakat sipil berbadan hukum yang fokus pada kolaborasi pembangunan kapasitas sumber daya manusia Indonesia atas pengetahuan dan kemampuan literasi digital, ekspresi online dan tata kelola siber.

ICT Watch bergerak sejak 2002 hingga kini konsisten dalam menjalankan fungsinya sebagai organisasi masyarakat sipil yang peduli dengan literasi digital masyarakat Indonesia.

Kepedulian ICT Watch pada literasi digital di Indonesia dapat dilihat melalui situsnya: http://akademi.internetsehat .id | http://info.ictwatch .id