
Peserta akan memahami secara ringkas tentang struktur materi kelas online tentang tata kelola siber / Internet.
Materi Perdana Wajib
Situs Internet Governance Forum - PBB
Situs Internet Governance Forum - Indonesia
Buku Pengantar Tata Kelola Internet - ICT Watch
Video Hak Asasi Manusia di Era Internet
Sebagai catatan, sejumlah video yang digunakan dalam kelas online ini, merupakan wawancara narasumber pada Oktober 2018. Adapun untuk video edukasi "cyber policy" adalah produksi Juli 2016. Namun demikian kontennya telah dikurasi dan dikompilasi sedemikian rupa sehingga tetap sesuai dengan konteks saat ini, faktual dan disesuaikan dengan kebutuhan fundamental untuk mulai belajar dinamika tata kelola siber / Internet.
Materi pdf selengkapnya dapat diunduh di https://s.id/tatakelolasiber
Materi pelatihan/workshop lainnya dari ICT Watch dapat diakses di http://belajar.ictwatch.id
Peserta akan memahami sejumlah isu penting terkait tata kelola Internet menurut perspektif generasi muda.
Wajib Dipelajari:
Tentang Internet Governance (Wikipedia)
Video Tata Kelola Siber / Internet Kawasan Asia
Materi pdf selengkapnya dapat diunduh di https://s.id/tatakelolasiber
Materi pelatihan/workshop lainnya dari ICT Watch dapat diakses di http://belajar.ictwatch.id
Siapa saja yang perlu terlibat dalam tata kelola siber?
Bagaimana bentuk interaksi antar pemangku kepentingan dalam tata Kelola Internet di Indonesia?
Bagaimana tata kelola Internet di Thailand berbeda dari negara-negara lain?
Bagaimana awal mula Indonesia kebijakan multi-stakeholder dalam tata kelola Internet?
Apa saja kendala yang dihadapi saat itu?
Apakah negara-negara di Asia Tenggara perlu membentuk sebuah kerja sama regional di bidang TIK?
Wajib Dipelajari:
Buku Tata Kelola Internet - Diplo, Bab 1
Video "Berperan Serta dalam Kebijakan Siber"
Materi pdf selengkapnya dapat diunduh di https://s.id/tatakelolasiber
Materi pelatihan/workshop lainnya dari ICT Watch dapat diakses di http://belajar.ictwatch.id
Bagaimana pemangku kepentingan model majemuk (multistakeholderism) diterapkan dalam tata kelola Internet di Singapura?
Bagaimana model multi-stakeholderism dapat diterima oleh para pemangku kepentingan di Indonesia?
Apa yang perlu diupayakan agar seluruh pihak dapat menghitung dalam tata kelola Internet setara?
Sejauh mana kelompok industri yang terlibat dalam ekosistem tata kelola siber di Indonesia?
Bagaimana prospek kerja sama Terkait tata kelola digital antar-negara ASEAN?
Wajib Dipelajari:
Buku Pengantar Tata Kelola Internet - ICT Watch, Bab 3
Video "Siapa Berkepentingan di Dunia Maya?"
Materi pdf selengkapnya dapat diunduh di https://s.id/tatakelolasiber
Materi pelatihan/workshop lainnya dari ICT Watch dapat diakses di http://belajar.ictwatch.id
Mengapa kebebasan di Internet perlu dijamin dan dilindungi?
Mengapa kebebasan dalam menggunakan Internet penting?
Lantas, apa makna kebebasan di Internet di bawah rezim militer Thailand?
Selain berjuta manfaat, Internet dan media sosial juga menyimpan dampak buruk bagi kualitas informasi yang ditayangkan.
Apa saja yang bisa dilakukan oleh masing-masing pemangku kepentingan?
Wajib Dipelajari:
Modul Tata Kelola Internet - APCCIPT, Bab 5
Video "Kebebasan Berekspresi di Internet"
Materi pdf selengkapnya dapat diunduh di https://s.id/tatakelolasiber
Materi pelatihan/workshop lainnya dari ICT Watch dapat diakses di http://belajar.ictwatch.id
Apa saja pokok masalah yang perlu diwaspadai ketika media sosial dijadikan instrumen kampanye politik?
Pendekatan macam apa yang paling tepat untuk hukum peredaran konten negatif di Internet?
Internet yang bebas memerlukan masyarakat yang bijak pula. Berkaca dari pengalaman di Singapura, sejauh mana konten di Internet perlu diatur?
Media sosial kini juga berperan sebagai papan iklan terbesar dan paling akurat. Perlukah fitur tersebut diatur?
Wajib Dipelajari:
Buku Tata kelola Konten Internet - ELSAM, Bab 2
Video "Hak atas Akses"
Materi pdf selengkapnya dapat diunduh di https://s.id/tatakelolasiber
Materi pelatihan/workshop lainnya dari ICT Watch dapat diakses di http://belajar.ictwatch.id
Bagaimana agar pengguna Internet dapat memanfaatkan media sosial dengan optimal?
Bagaimana Internet / media sosial dapat diberdayakan sebagai arena bertukar informasi dan opini yang sehat pun kondusif?
Personalisasi konten di Internet dan media sosial menyimpan potensi buruk ruang gema, bagaimana menghindarinya?
Wajib Dipelajari:
Buku Demograsi Damai Era Digital - Siberkreasi, Bab/Bagian "Media Sosial"
Video "Privasi dan Perlindungan Data"
Materi pdf selengkapnya dapat diunduh di https://s.id/tatakelolasiber
Materi pelatihan/workshop lainnya dari ICT Watch dapat diakses di http://belajar.ictwatch.id
Apa yang perlu dikembangkan dari sisi pengelolaan keamanan informasinya?
Sejauh apa peraturan mengenai perlindungan data pribadi dapat menjamin privasi pengguna Internet?
Apakah regulasi di Indonesia sudah memadai untuk menjamin keamanan data pribadi pengguna Internet?
Wajib Dipelajari:
Buku Siberpedia Keamanan Siber - CfDS, Bab 2
Buku Kebijakan Cybersecurity Multistakeholder - ICT Watch, Bab 1
Video "Keamanan dan Ancaman di Dunia Maya"
Materi pdf selengkapnya dapat diunduh di https://s.id/tatakelolasiber
Materi pelatihan/workshop lainnya dari ICT Watch dapat diakses di http://belajar.ictwatch.id
Bagaimana kesiapan regulasi di Indonesia dalam organisasi digitalisasi informasi?
Bagaimana potensi ekonomi digital Indonesia?
Apa hal yang perlu dibenahi dari pihak pemerintah agar transformasi digital dapat berjalan optimal?
Wajib Dipelajari:
Materi Presentasi Rekomendasi Dewan TIK Nasional "Langkah Strategis Transformasi Digital"
Video "Definisi Transformasi Digital " (Prof EKOJI Channel)
Setelah menyelesaikan sesi 9 ini, silakan mendaftar ujian di http://s.id/ujiantatakelola. Soal ujian untuk mendapatkan sertifikat digital akan diambil dari materi pokok dan materi suplemen setiap sesi. Seluruh materi dapat diunduh, dimanfaatkan dan disebarluaskan secara bebas.
Situs Utama: http:// akademi .internetsehat .id (tanpa spasi)
Narasumber (urut abjad)
Prof Ang Peng Hwa (Nanyang Technology University Singapura)
Arthit Suriyawongkul (Thai Netizen Network, Thailand)
Ellen Kusuma (SAFEnet / Youth IGF Indonesia)
Prof Pirongrong Ramasoota (Chulalongkorn University, Thailand)
Ravi Philemon (Politisi Senior, Singapura)
Semuel A. Pangerapan (Dirjen APTIKA, Kementerian Kominfo Indonesia)
Silvia W. Sumarlin (Federasi Teknologi Informasi Indonesia)
Prof Yudho Giri Sucahyo (PANDI / Universitas Indonesia)
Catatan
Setelah menuntaskan materi ini, silakan daftar ujian di http:// s. id/ujiantatakelola (tanpa spasi), lalu ikuti petunjuk lebih lanjut via email atau informasi yang diberikan untuk akses ujian online. Akan ada sejumlah soal yang harus dijawab dengan benar minimal 80% dalam waktu yang telah ditentukan, sebagai syarat mendapatkan sertifikat digital.
Jika ada pertanyaan, dapat dikiriman melalui email belajar@ictwatch.id
Materi pelatihan/workshop lainnya dari ICT Watch dapat diakses di http:// akademi .internetsehat .id
Pengantar
Tidak ada satu pun, baik orang, perusahaan, organisasi, atau pemerintah yang secara tunggal mengoperasikan Internet. Internet adalah jaringan terdistribusi global yang terdiri atas berbagai jaringan otonom yang saling terhubung (interkoneksi) secara sukarela. Internet beroperasi tanpa badan pengatur utama; setiap jaringan pembentuk Internet menentukan dan menjalankan kebijakannya masing-masing.
Tata kelolanya dijalankan oleh jaringan pemangku kepentingan majemuk (multistakeholder) yang terdiri atas kelompok-kelompok otonom saling terhubung dari masyarakat sipil, sektor swasta, pemerintahan, kalangan akademik dan penelitian, dan organisasi nasional dan internasional. Mereka bekerja sama sesuai perannya masing-masing untuk membuat kebijakan dan standar bersama yang mempertahankan interoperabilitas global Internet sebagai barang milik bersama.
Sebagai catatan, sejumlah video yang digunakan dalam kelas online ini, merupakan wawancara narasumber pada Oktober 2018. Adapun untuk video edukasi "cyber policy" adalah produksi Juli 2016. Kontennya telah dikurasi dan dikompilasi sedemikian rupa sehingga tetap sesuai dengan konteks saat ini, faktual dan disesuaikan dengan kebutuhan fundamental untuk mulai belajar dinamika tata kelola siber / Internet. Lalu seri video edukasi / advokasi tentang tata kelola siber / Internet dengan olah grafis dari Global Partners Digital (www. gp-digital .org), mitra kami yang berbasis di London. Video ini telah subtitled dan/atau alih suara oleh ICT Watch. Adapun sejumlah bacaan wajib, kami kompilasi dari ragam sumber yang kredibel dan bersifat / berlisensi bebas digunakan (creative common licensed).
Kelas ini dapat Anda ikuti sesuai keleluasaan waktu. Jika Anda menginginkan sertifikat, silakan mengikuti ujian melalui tautan yang ada di bagian kelas ini. Kami menggunakan kombinasi platform udemy .com dan classmarker .com agar proses bisa lebih efektif dan efisien. Setelah menyelesaikan pelajaran / pelatihan hingga tuntas, maka peserta akan diberikan akses khusus untuk mengikuti ujian online. Untuk mengikuti materi pelajaran / pelatihan, ujian dan sertifikat ini, tidak dipungut biaya apapun. ICT Watch menjadi penjamin kualitas atas manajemen proses kelas online ini.
Tentang ICT Watch
ICT Watch adalah organisasi masyarakat sipil yang fokus pada kolaborasi pembangunan kapasitas sumber daya manusia Indonesia atas pengetahuan dan kemampuan literasi digital, ekspresi online dan tata kelola siber. ICT Watch adalah penggagas Internet Sehat (cyber wellness) pada tahun 2002, kampanye advokasi literasi digital yang masih secara konsisten melayani masyarakat Indonesia hingga saat ini. Pada Agustus 2014 di Jakarta, ICT Watch menerima pengakuan nasional, Penghargaan Tasrif dari Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI). Pada Mei 2016 ICT Watch memperoleh prestasi internasional, penghargaan World Summit on the Information Society (WSIS) Champion (runner-up), dari PBB untuk kategori di bawah “Ethical Kategori Dimensi Masyarakat Informasi”. PBB menilai program Internet Sehat merupakan model strategi penyampaian etika online dan advokasi literasi digital kepada masyarakat. Pada Juni 2017, untuk penghargaan dan kategori yang sama, ICT Watch terpilih sebagai pemenang pertama (winner) WSIS 2017.