
Tinjauan singkat keseluruhan kursus, pengantar GIS tentang definisi GIS, tipe data dan proyeksi peta
Penjelasan apa itu GIS dan definisi GIS, kata demi kata sampai kata-kata ini bergabung menjadi satu untuk menyatakan definisi GIS yang kuat
Penjelasan apa saja yang termasuk dalam data GIS sehingga menjadikan GIS sebagai alat yang ampuh untuk menganalisis dan mengambil keputusan berdasarkan data spasial dan data tabular
Bumi berbentuk bulat atau elipsoid. Ellipsoid adalah permukaan yang dapat diperoleh dari bola dengan cara mendeformasikannya melalui penskalaan arah, atau lebih umum, transformasi afin. Proyeksi peta adalah metode yang digunakan kartografer untuk menerjemahkan bola atau globe ke dalam representasi dua dimensi. Dengan kata lain, proyeksi peta secara sistematis menyajikan elipsoid Bumi 3D ke permukaan peta 2D.
Kita kita akan membuat perbandingan antara ArcGIS Pro versus ArcGIS Desktop di mana saja perbedaannya seperti katalog. tabel of content, atribut table dan desain layout
Membuka dan membuat project baru di ArcGIS Pro, membuka katalog, menambah folder di catalog, melihat data preview shp dan raster di Metadata. Download sample data disini
kita akan menjelajahi dan navigasi data spasial dalam ArcGIS Pro yang dapat memberikan pratinjau awal tentang data apa itu, bagaimana tampilannya, seberapa detailnya, dll.
ArcGIS Pro juga memiliki kemampuan untuk mengekspor/mengonversi shapefile ke format file lain. Dalam kursus ini, kami mengonversi shp ke KML dan GeoJSON, dua format populer yang dapat digunakan dalam aplikasi GIS lain seperti GoogleEarth, GoogleMap, atau QGIS.
Navigasi dan perkenalkan alat ikon table of content isi untuk mengelola data spasial dengan lebih mudah. Alat-alat tersebut adalah daftar berdasarkan urutan gambar, daftar berdasarkan sumber, daftar berdasarkan visibilitas, daftar berdasarkan pilihan dan opsi.
Dengan tabel atribut terbuka, kita menjelajahi alat/ikon dalam tabel atribut untuk memahami lebih lanjut tentangnya sehingga memudahkan kita dalam mengelola data spasial. Toolbar dalam tabel atribut adalah select by attribute, switch selection, clear selection, zoom to selection. Dan menu seperti short ascending descending, advanced short, Summarize, Field calculator, calculate geometry, turn field off/on, freeze and unfreeze column, Using field alias in properties, dll.
Relative path di ArcGISPro dan ArcGIS Desktop. Disini kita akan mempelajari apakah masih perlu menggunakan relatif path di ArcGISPro seperti setting yang kita lakukan di ArcGIS desktop yaitu Arc Map.
Mengatur tab-tab dalam ArcGIS Pro seperti tab Map, tab Attribute table, tab statistik dan lainnya. Posisi tab-tab ini dapat di kustomisasi secara horizontal dan vertikal ubtuk mempermudah dalam kita bekerja dengan ArcGIS Pro
Geographic Coordinate System (GCS) berguna untuk menentukan arah dan lokasi, tetapi tidak untuk mengukur luas atau panjang. Untuk keperluan pengukuran ini, kita perlu mengonversi GCS ini ke dalam Projected Coordinate System (PCS) yaitu Universe Transverse Mercator (UTM). Di sini kita akan melakukan konversi dari GCS ke PCS/UTM
Membuat peta tematik dengan fitur area (polygon), garis (polyline), dan titik (point) dan membubuhkan label berdasarkan field/kolom
Peta tematik dibuat berdasarkan nilai unik dari sebuah field/kolom, nilai dalam field ini adalah case sensitive (kecuali field dengan tipe numerik), jadi Rumah dan rumah bagi kita adalah objek yang sama, namun untuk ArcGIS Pro, dua hal ini adalah objek yang berbeda
Buat peta koropleth yang menggunakan metode klasifikasi gradiasi untuk mendistribusikan warna gradiasi field/kolom numerik dari nilai terendah ke nilai tertinggi.
Menyimpan setting properties dan label seperti teamtik dan koropleth ke sebuah Layer File. Jika kita membuat map baru dan membutuhkan layer atau shp yang berisi tematik atau koropleth maka kita dapat memanggil Layer File ini saja
Kita akan mendesain layout untuk peta tematik, mengatur ukuran kertas, meletakkan elemen layout, menyesuaikannya agar sesuai dengan desain dan mengekspor layout peta ke JPEG dan PDF.
Kita akan mendesain layout untuk peta koropleth, mengatur ukuran kertas, meletakkan elemen layout, menyesuaikannya agar sesuai dengan desain dan mengekspor layout peta ke JPEG dan PDF.
Buat shp baru dengan fitur poligon dan mulai mendigitasi objek spasial pada raster OSM yang diekspor secara lokal sebagai latar belakang
Buat shp baru dengan fitur polyline dan mulai mendigitasi objek spasial pada raster OSM yang diekspor secara lokal sebagai latar belakang
Buat shp baru dengan fitur point dan mulai mendigitasi objek spasial pada raster OSM yang diekspor secara lokal sebagai latar belakang
Kita akan menggunakan empat raster yang tidak memiliki georeferensi untuk bagian ini. Raster ini berasal dari layout yang diekspor dan dalam format JPEG
Kita akan melakukan georeferensi raster yang memiliki grid Derajat Desimal/DD
Kita akan melakukan georeferensi raster yang memiliki grid Degree Minute Second-DMS
Kita akan melakukan georeferensi raster yang tidak memiliki informasi grid. Kita akan melakukan georeferensi raster ini dengan merujuk atau mendaftarkan beberapa titik berdasarkan dua raster yang telah digeoreferensikan di atas, atau kita dapat menggunakan data vektor seperti shapefile.
Kita akan melakukan georefensi dengan sedikit berbeda yaitu dengan menggunakan raster grid UTM zone 47N
Menguasai ArcGIS PRO 3 memberikan pengenalan penggunaan ArcGIS PRO versi 3, perangkat lunak GIS terkemuka di dunia untuk analisis dan pemetaan data spasial. Pelatihan ini dirancang untuk pemula yang ingin mengembangkan keterampilan dalam GIS, tanpa memerlukan pengalaman sebelumnya.
Peserta mempelajari konsep dasar GIS, seperti apa itu GIS, definisi GIS, tipe data GIS, proyeksi peta. Pelatihan ini mencakup antarmuka ArcCatalog dan ArcMap, termasuk cara menavigasi tampilan data, tampilan layout, menggunakan bilah alat, dan mengelola layer. Siswa diperkenalkan untuk bekerja dengan data vektor dan raster, termasuk mengimpor, memvisualisasikan, dan melakukan manipulasi data dasar. Juga cara melakukan georeferensi data raster.
Latihan langsung memandu peserta dalam membuat dan mengedit shapefile, menerapkan simbologi untuk merepresentasikan data secara bermakna, dan menggunakan tabel atribut untuk analisis data, juga membuat peta tematik dan koroplet. Peserta akan memperoleh pengalaman praktis dalam membuat layout peta dengan menambahkan legenda, skala batang, dan mengekspor produk akhir untuk dicetak atau dibagikan dalam format JPG atau PDF.
Pada akhir pelatihan, peserta akan memiliki pemahaman yang mendalam tentang aplikasi ArcGIS PRO (katalog, symbology, labelling, digitasi vektor, georeferensi raster dll), yang memungkinkan mereka untuk melakukan tugas analisis spasial sederhana dan membuat peta yang tampak profesional. Pengetahuan dasar ini menjadi dasar bagi teknik dan aplikasi GIS yang lebih canggih.