
Profil dan Sejarah Course
Course Seni Keramik memperkenalkan dan memberi bekal pemahaman dunia keramik yang kelak dapat bermanfaat sebagai seni rupa, industri, dan desain. Peserta akan dibekali pengetahuan dasar seni keramik, unsur-unsur pembentuk keramik, teknik, peralatan, dan bahan baku. Hasil yang diharapkan dari course ini adalah peserta mampu membuat karya project sesuai dengan minat masing-masing.
Course ini memberi pengetahuan tentang material tanah liat dan prosesnya sampai menjadi keramik, serta pengetahuan keterkaitan antara seni rupa dengan kriya keramik. Peserta course Seni Keramik akan mendapat manfaat bahwa tanah liat dapat diaplikasikan pada berbagai bidang ilmu, tidak hanya seni rupa dan seni kriya.
Relevansi (Urgensi) Course
Urgensi Course Seni Keramik adalah kemampuannya menyesuaikan diri dengan course lainnya dari berbagai bidang studi. Course ini memberi bekal pengetahuan agar peserta dari berbagai bidang studi dapat menggunakan material berbahan dasar tanah liat untuk diaplikasikan ke berbagai benda.
Seni Keramik yang menggunakan bahan dasar tanah liat, tentunya dapat diaplikasikan ke berbagai bidang, seperti elemen-elemen pendukung arsitektur dan desain interior seperti keperluan eksterior dan interior bangunan; produksi produk-produk seperti kitchen ware, dinner ware, dan elemen pendukung fesyen seperti perhiasan, kancing dan lain sebagainya. Dalam hal seni rupa, course ini bermanfaat bagi peserta yang tertarik berkarya rupa dari tanah liat untuk dijadikan patung atau karya-karya seni lainnya.
Peta Capaian Pembelajaran
Memahami bahan dasar benda keramik
Memahami proses serta pembuatan keramik, mulai pembentukan, pengglasiran sampai pembakaran
Mengetahui seniman-seniman keramik Indonesia dan dunia
Mampu membedakan seni keramik kriya dan seni murni
Mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan
Mendapat gambaran berkarir di bidang seni keramik
Sub Capaian Course
Bahan dasar keramik yaitu ragam tanah liat yang dibedakan dari suhu bakarnya
Pembuatan keramik memerlukan proses yang panjang dan disertai teknik pembentukan dasar yang khas yatu pinching, coiling, slabing
Seniman keramik Indonesia mulai dari seniman keramik senior, sudah jadi (established), dan baru meniti karir (emerging)
Seni keramik kriya, membahas lebih jauh tentang keramik fungsional. Seni keramik murni, membahas lebih jauh tentang keramik non fungsional dan konseptual
Keramik bisa diterapkan menjadi 2 dimensi ataupun 3 dimensi, dan mendukung seni penciptaan
Karir di bidang keramik beragam : seniman keramik, desainer produk keramik, retailer benda keramik, supplier bahan-bahan keramik, dan lain sebagainya
Pokok Bahasan
Secara garis besar, Course Seni Keramik terbagi menjadi pengetahuan dasar bahan dasar keramik, proses pembentukan, teori seni keramik, serta aplikasinya pada berbagi bidang.
Dari unsur-unsur di atas diuraikan menjadi 14 pokok bahasan yaitu :
Pokok Bahasan I : Pengantar Course
Pokok Bahasan II: Gambaran Umum Lingkup Seni Keramik
Pokok Bahasan III : Pengenalan Dasar
Pokok Bahasan IV : Pembentukan Dasar Tanah Liat
Pokok Bahasan V: Pembentukan Dasar Tanah Liat Lanjutan
Pokok Bahasan VI: Teknik Dekorasi Dasar
Pokok Bahasan VII: Pengetahuan Dasar Pengglasiran
Pokok Bahasan VIII: Pembakaran Keramik
Pokok Bahasan IX : Studio Keramik
Pokok Bahasan X: Mempersiapkan Tanah
Pokok Bahasan XI: Mulai Membuat Karya
Pokok Bahasan XII: Praktek Pembentukan Dasar
Pokok Bahasan XIII: Membuat Benda Dengan Meja Putar
Pokok Bahasan XIV: Tokoh - tokoh Seniman Keramik
Best Practice
Untuk menguasai seni keramik dengan mudah, peserta dapat:
Mempelajari dan memahami bahan dasar tanah liat, teknik pembentukan dasar, teknik pengglasiran, dan teknik pembakaran.
Mempelajari teori seni kriya dan seni murni, dan yang membedakan keduanya
Perbanyak praktek membuat karya yang disertai dengan prinsip-prinsip design dan prinsip-prinsip seni murni.
Referensi Course
Gautama, Nia, “Keramik untuk Hobi dan Karir”, , Gramedia Pustaka Utama, 2011
Hammer, Frank & Jannet , “The Potters Dictionary : on materials and technique’’, University of Pennsylvania Press, 2004
Chavaria, Joacim, “Glazing Techniques : ceramic class”, Potter Craft, 1999
Siddharta, Hildawati Soemantri, “Terracotta of Majapahit”, University Microfilms, 1995
Giorgini, Franl. “Handmade Tiles: Designing, Making, Decorating”, Lark Books, 1994
C.Irvine, Alexander, “Ceramic Sculpture: Making Faces: A Guide to Modeling the Head and Face with Clay”, Lark Crafts, 2014
Bosworth, Jor, “Ceramic Jewellery Paperback”, A & C Black Publishers Ltd., 2010
Triplett, Kathy, “Handbuilt Tableware: Making Distinctive Plates, Bowls, Mugs, Teapots and More”, A Lark Ceramics Book, 2001
Data Dosen
Kurniawati Gautama, S.E., M.Sn., selain seorang pengajar adalah juga seorang seniman lepas yang aktif berkarya baik lingkup nasional maupun internasional.
Pendahuluan
Course Seni Keramik memperkenalkan dan memberi bekal pemahaman dunia keramik yang kelak dapat bermanfaat sebagai seni rupa, industri, dan desain. Peserta akan dibekali pengetahuan dasar seni keramik, unsur-unsur pembentuk keramik, teknik, peralatan, dan bahan baku. Hasil yang diharapkan dari course ini adalah peserta mampu membuat karya project sesuai dengan minat masing-masing.
Course ini memberi pengetahuan tentang material tanah liat dan prosesnya sampai menjadi keramik, serta pengetahuan keterkaitan antara seni rupa dengan kriya keramik. Peserta course Seni Keramik akan mendapat manfaat bahwa tanah liat dapat diaplikasikan pada berbagai bidang ilmu, tidak hanya seni rupa dan seni kriya.
Pokok Bahasan
Secara garis besar, Course Seni Keramik terbagi menjadi pengetahuan dasar bahan dasar keramik, proses pembentukan, teori seni keramik, serta aplikasinya pada berbagi bidang.
Dari unsur-unsur di atas diuraikan menjadi 14 pokok bahasan yaitu :
Pokok Bahasan I : Pengantar Course
Pokok Bahasan II: Gambaran Umum Lingkup Seni Keramik
Pokok Bahasan III : Pengenalan Dasar
Pokok Bahasan IV : Pembentukan Dasar Tanah Liat
Pokok Bahasan V: Pembentukan Dasar Tanah Liat Lanjutan
Pokok Bahasan VI: Teknik Dekorasi Dasar
Pokok Bahasan VII: Pengetahuan Dasar Pengglasiran
Pokok Bahasan VIII: Pembakaran Keramik
Pokok Bahasan IX : Studio Keramik
Pokok Bahasan X: Mempersiapkan Tanah
Pokok Bahasan XI: Mulai Membuat Karya
Pokok Bahasan XII: Praktek Pembentukan Dasar
Pokok Bahasan XIII: Membuat Benda Dengan Meja Putar
Pokok Bahasan XIV: Tokoh - tokoh Seniman Keramik
Capaian Pembelajaran
Memahami bahan dasar benda keramik
Memahami proses serta pembuatan keramik, mulai pembentukan, pengglasiran sampai pembakaran
Mengetahui seniman-seniman keramik Indonesia dan dunia
Mampu membedakan seni keramik kriya dan seni murni
Mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan
Mendapat gambaran berkarir di bidang seni keramik
Referensi Course
Gautama, Nia, “Keramik untuk Hobi dan Karir”, , Gramedia Pustaka Utama, 2011
Hammer, Frank & Jannet , “The Potters Dictionary : on materials and technique’’, University of Pennsylvania Press, 2004
Chavaria, Joacim, “Glazing Techniques : ceramic class”, Potter Craft, 1999
Siddharta, Hildawati Soemantri, “Terracotta of Majapahit”, University Microfilms, 1995
Giorgini, Franl. “Handmade Tiles: Designing, Making, Decorating”, Lark Books, 1994
C.Irvine, Alexander, “Ceramic Sculpture: Making Faces: A Guide to Modeling the Head and Face with Clay”, Lark Crafts, 2014
Bosworth, Jor, “Ceramic Jewellery Paperback”, A & C Black Publishers Ltd., 2010
Triplett, Kathy, “Handbuilt Tableware: Making Distinctive Plates, Bowls, Mugs, Teapots and More”, A Lark Ceramics Book, 2001