
Perbedaan penyuapan, gratifikasi, fraud, dan korupsi
Tipe-tipe Penyuapan
Indeks Persepsi Korupsi
Sejarah ISO 37001
Tujuan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Pengenalan ISO
Prinsip ISO 37001:2016
Kerangka untuk Standar Sistem Manajemen
PDCA Cycle
Lingkup ISO 37001:2016
Referensi Normatif
Istilah dan Definisi ISO 37001
Isu Eksternal & Isu Internal
Faktor Isu dalam SMAP
Identifikasi persyaratan regulasi yang perlu dipenuhi organisasi
Siapa itu pihak berkepentingan
Metode pemenuhan terhadap peraturan perundangan
Menentukan dan mempertimbangkan ruang lingkup
Merencanakan dan mendokumentasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan terkait business process mapping (terdapat contoh pemetaan)
Penilaian yang dievaluasi secara berkala
Menetapkan tingkat kriteria untuk risiko penyuapan
Peran Dewan Pengarah
Peran Manajemen Puncak
Membuat kebijakan anti suap
Contoh kebijakan anti suap
Peran dan Tanggung Jawab Manajer, Manajemen Puncak, hingga Dewan Pengarah
Tanggung Jawab Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan
Keputusan yang didelegasikan
Menjelaskan perencanaan terhadap tindakan untuk mengatasi risiko dan peluang terkait penyuapan dalam mengimplementasikan sistem manajemen Anti Penyuapan
Menjelaskan perencanaan terkait sasaran anti penyuapan dan strategi pencapaiannya
Sumber daya dan kompetensi yang dibutuhkan oleh organisasi
Kontrol yang diperlukan untuk mengendalikan sumber daya dan kompetensi
Seluruh proses dan pengendalian yang berkaitan dengan sumber daya manusia
Kebutuhan kompetensi dan metode peningkatan kompetensi terkait dengan sistem manajemen anti penyuapan
Menjelaskan mengenai persyaratan dalam meningkatkan kepedulian dan pelatihan personel di organisasi
Menjelaskan cara menentukan komunikasi internal dan eksternal yang relevan dengan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Menjelaskan bagaimana membuat, memperbaharui, dan mengendalikan informasi terdokumentasi pada Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Memahami tahapan perencanaan, penerapan, tinjauan dan kendali proses yang diperlukan dalam sistem manajemen anti penyuapan
Memahami proses uji kelayakan dalam kaitannya terhadap Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Menjelaskan prosedur untuk mengendalikan keuangan terkait dengan risiko penyuapan
Menjelaskan prosedur untuk mengendalikan non keuangan terkait dengan risiko penyuapan
Memahami penerapan prosedur yang dapat dikendalikan dan tidak dapat dikendalikan organisasi
Memahami pengendalian komitmen anti penyuapan terhadap rekan bisnis
Memahami pengendalian gratifikasi (definisi, jenis gratifikasi, pengendalian, pelaporan gratifikasi)
Memahami pengelolaan ketidakcukupan terhadap pengendalian anti penyuapan
Memahami prosedur Whistleblowing System (WBS)
Memahami prosedur investigasi dan penanganan suap
Memahami proses evaluasi penerapan Sistem Manajemen Anti-Penyuapan di organisasi
Memahami proses audit internal untuk sistem manajemen anti penyuapan
Menjelaskan mengenai tinjauan manajemen, meliputi tinjauan manajemen puncak, tinjauan dewan pengarah dan tinjauan fungsi kepatuhan anti penyuapan.
Memahami pemantauan fungsi kepatuhan anti penyuapan
Memahami bentuk-bentuk peningkatan sistem manajemen anti penyuapan yang dimaksud.
Menindaklanjuti ketidaksesuaian melalui identifikasi akar masalah, melakukan koreksi dan merencanakan tindakan korektif
Memahami perbaikan berkesinambungan berdasarkan sistem manajemen anti penyuapan
Suap adalah salah satu tantangan paling merusak dan kompleks di dunia. Akibatnya, suap dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan tingkat kemiskinan, dan mengurangi kepercayaan masyarakat. Meski terdapat kendala di tingkat nasional dan internasional dalam menghadapi suap, isu ini tetap menjadi perhatian serius. Dalam konteks ini, ISO telah mengembangkan standar baru untuk membantu organisasi dalam mengadopsi praktek anti-suap dan mendukung budaya bisnis yang etis.
Praktik korupsi saat ini merupakan masalah yang terus berlangsung dan telah menjadi perhatian global. Menurut estimasi Bank Dunia, lebih dari USD 1 triliun transaksi suap terjadi setiap tahun. Hal ini tidak hanya mengganggu stabilitas politik, tetapi juga meningkatkan biaya bisnis dan berkontribusi pada kemiskinan. ISO mengakui bahwa suap merupakan salah satu masalah yang sangat merugikan dan rumit. Masalah ini terus menerus menjadi tantangan di tingkat nasional dan internasional.
Untuk itu, ISO telah resmi menerbitkan ISO 37001: 2016. Standar ISO 37001: 2016 merupakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang dirancang untuk mendukung organisasi dalam mengatur, mengadopsi, meningkatkan, dan memperkuat program-program anti-suap mereka. Berlandaskan pada manajemen risiko, ISO 37001 dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan yang lebih tepat mengenai mitra bisnis dan pihak ketiga, dengan secara proaktif mengelola risiko yang mungkin timbul dari relasi kerjasama tersebut.
Pada kursus ini Anda akan mempelajari bagaimana menyediakan kerangka Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang komprehensif, menekankan pentingnya memahami konteks organisasional serta melakukan evaluasi risiko suap secara mendalam untuk mengoptimalkan sistem tersebut. Standar ini menyoroti peranan esensial kepemimpinan dan dedikasi dari dewan pengarah serta manajemen tingkat atas dalam menciptakan lingkungan yang mendukung penerapan kebijakan anti-suap. Dalam standar ini, ditekankan pula pentingnya memiliki fungsi kepatuhan anti-suap yang efektif, dilengkapi dengan sumber daya yang cukup, pengembangan kompetensi, serta strategi komunikasi, perawatan, dan pembinaan yang proaktif. Dokumentasi memegang peranan kritikal dalam ISO 37001, memberikan arahan yang jelas untuk proses implementasi yang mencakup pengaturan sistem, pemantauan, pengukuran efektivitas melalui audit internal, dan evaluasi berkala. Keseluruhan proses ini dirancang untuk mendorong perbaikan berkesinambungan, mengajak organisasi untuk secara konsisten meningkatkan dan memperbaharui tindakan anti-suap mereka.