Udemy
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
Turn what you know into an opportunity and reach millions around the world.
Learn More
Your cart is empty.
Keep shopping
Penilaian Status Gizi - Biokimia
Rating: 4.7 out of 5(32 ratings)
130 students

Penilaian Status Gizi - Biokimia

Pelajari bagaimana mengukur status gizi berdasarkan parameter biokimiawi seperti darah, urin dsb.
Last updated 6/2023
Indonesian

What you'll learn

  • Mahasiswa Gizi
  • Mahasiswa Keperawatan, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
  • Nutrisionis
  • Dietisien
  • Dosen dan peneliti

Course content

6 sections49 lectures3h 5m total length
  • Selamat Datang di Kelas Penilaian Status Gizi0:12
  • Pengantar3:25

Requirements

  • Tidak ada

Description

Penatalaksanaan Diet pada pasien terdiri dari beberapa komponen. Di bidang ilmu gizi kita mengenai konsep A.D.I.M.E yaitu Assessment, Diagnosis, Intervention, Monitoring and Evaluation. Dalam rangkaian Penatalaksanaan Diet, proses assessment atau penilaian status gizi adalah bagian penting. Mengapa ?
Karena meskipun seorang pasien memiliki penyakit yang sama dengan yang lain, kondisi status gizinya bisa jadi berbeda. Pemberian diet pun harus disesuaikan dengan kondisi status gizi pasien tersebut. Hal ini untuk memastikan bahwa layanan gizi yang diberikan tepat sesuai kebutuhan.

.

Komponen assessment atau penilaian status gizi tersusun atas beberapa bagian yaitu (A) antropometri, (B) biokimia, (C) klinis dan (D) dietary. Pada kelas ini kita akan secara spesifik membahas aspek Biokimiawi dalam rangkaian penilaian status gizi.

.

Bagian biokimia dari penilian status gizi adalah salah satu upaya pemeriksa status gizi berdasarkan beragam spesimen di dalam tubuh secara objektif. Spesimen tersebut bisa berupa darah, urin, air liur hingga air mata. Dalam pemeriksaan biokimia kita mengukur metabolit dari beberapa zat gizi yang beredar di dalam tubuh. Oleh karena itu memahami metabolisme zat gizi menjadi penting dalam pemeriksaan status protein. Misalnya :

- Pengukuran gula darah puasa, HbA1c atau HOMA IR digunakan untuk mengetahui status karbohidrat

- Pengukuran blood urea nitrogen, Albumin, pre-albumin atau TUN untuk mengetahui status protein

- Pengukuran kolesterol total, HDL-C, LDL-C dan trigliserida untuk mengetahui status lipida


Pada kelas ini kamu akan mempelajari konsep pengukuran biokimiawi dan bagaimana proses penilaian status gizi berdasarkan parameter biokimiawi dilakukan. Pemeriksaan ini meliputi beberapa zat gizi seperti :

- Karbohidrat

- Protein

- Lemak

- Vitamin

- Mineral


Dengan mengikuti Kelas ini, peserta diharapkan mampu memahami konsep Penilaian Status Gizi secara Biokimiawi serta menentuka parameter pengukuran status pada setting pelayanan gizi.

Who this course is for:

  • Memahami bagaimana mengukur status gizi melalui spesimen di dalam tubuh secara biokimiawi