Udemy
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
Turn what you know into an opportunity and reach millions around the world.
Learn More
Your cart is empty.
Keep shopping
Picture Exchange Communication System (Bahasa Indonesia)
106 students

Picture Exchange Communication System (Bahasa Indonesia)

Pelajari cara mengajarkan PECS untuk komunikasi individu nonverbal (autism, dll) dalam Bahasa Indonesia!
Created byArete Beta
Last updated 4/2025
Indonesian

What you'll learn

  • Memahami Prinsip Dasar Penggunaan dan Pembelajaran PECS
  • Menerapkan PECS Tahap 1-3B
  • Menyesuaikan Penggunaan PECS sesuai kebutuhan anak
  • Mengatasi Kesalahan dalam proses pembelajaran penggunaan PECS

Course content

6 sections8 lectures30m total length
  • Introduction1:59

Requirements

  • Tidak memerlukan latar belakang tertentu

Description

Dalam kursus ini, Anda akan mempelajari secara mendalam dasar-dasar PECS (Picture Exchange Communication System), yaitu sebuah sistem komunikasi alternatif yang berbasis pada pertukaran gambar. Sistem ini dirancang khusus untuk mendukung individu dengan keterbatasan komunikasi verbal agar mereka dapat mengekspresikan keinginan, kebutuhan, dan pikirannya secara lebih efektif. Kursus ini akan membahas langkah demi langkah setiap tahapan PECS, dimulai dari tahap 1 (Pertukaran Fisik) hingga tahap 3B (Diskriminasi Gambar Tingkat Lanjut). Anda juga akan mempelajari teknik mengajarkannya dengan benar serta bagaimana menyesuaikan strategi pendekatan berdasarkan kebutuhan unik masing-masing individu yang menggunakan PECS.

Kursus ini dirancang agar bersifat praktis, aplikatif, dan mudah diikuti, bahkan oleh pemula. Dengan menyajikan contoh nyata dari praktik lapangan, latihan langsung yang bisa dipraktikkan di rumah atau di sekolah, serta materi visual yang menarik, kami berupaya agar Anda dapat memahami konsep PECS secara menyeluruh dan menyenangkan. Harapan kami, Anda tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga merasa percaya diri untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kursus ini dikembangkan oleh Johana A. Santoso, MSc, yang memiliki latar belakang dalam Kesehatan Mental Anak dan Remaja dari King’s College London. Ia berkomitmen menyediakan sumber daya yang mudah diakses untuk mendukung individu neurodivergen, keluarga mereka, dan para penyedia layanan di Indonesia, demi menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan peduli.

Who this course is for:

  • Orang tua dan pengajar anak dengan kemampuan komunikasi terbatas