
bagian ini memberikan wawasan teknologi digital: 3d scan, 3d modeling, dan 3d printing
Digitasi, Digitalisasi, Transformasi Digital
Fotogrametri adalah seni dan ilmu mengekstrak informasi 3D dari foto. Prosesnya melibatkan pengambilan foto objek, struktur, atau ruang yang tumpang tindih, dan mengubahnya menjadi model digital 2D atau 3D.
Fotogrametri sering digunakan oleh surveyor, arsitek, insinyur, dan kontraktor untuk membuat peta topografi, mesh, point cloud, atau gambar berdasarkan dunia nyata.
Fotogrametri menggunakan aplikasi KiriEngine
Mengambil gambar untuk fotogrametri
mengedit di aplikasi
ekspor ke STL
3d model yang dihasilkan dari photogrammetry perlu dipersiapkan lebih lanjut untuk dapat diproduksi dengan fabrikasi digital
Pengantar Fusion 360
impor mesh STL
pengeditan mesh di Fusion 360
menutup celah
membersihkan artefak
pengeditan lanjut
ekspor ke STL
Pencetakan 3D atau manufaktur aditif adalah konstruksi objek tiga dimensi dari model CAD atau model 3D digital. Hal ini dapat dilakukan dalam berbagai proses di mana bahan disimpan, bergabung atau dipadatkan di bawah kendali komputer, dengan bahan yang ditambahkan bersama-sama (seperti plastik, cairan atau butiran bubuk yang menyatu), biasanya lapis demi lapis.
Slicer 3D printer
Pengaturan: pelat & volume build, extruder, shell, infill, support, adhesi, format file
Visit UPH AidA 3D Lab
B114 Building B
Universitas Pelita Harapan Lippo Karawaci
08990059978
Photogrammetry adalah teknologi yang memungkinkan kita untuk membuat model 3D dari objek nyata berdasarkan fotografi. Prosesnya sebagai berikut: serangkaian foto diambil di sekitar objek, dan kemudian, menggunakan perangkat lunak khusus, foto-foto tersebut diubah menjadi model 3D. Photogrammetry sangat berguna karena tidak memerlukan peralatan khusus, dan siapa pun dapat melakukannya hanya dengan menggunakan ponsel pintar dan komputer.
Dengan menggunakan teknik ekstraksi titik kunci, perangkat lunak dapat mengestimasi jarak antar titik berdasarkan perbedaan posisi mereka pada foto-foto yang berbeda, sehingga menciptakan Point Cloud. Terakhir, Point Cloud ini diubah menjadi Mesh, yang dapat diproses atau dibersihkan untuk fabrikasi digital seperti pencetakan 3D.
Dalam kursus ini, peserta diharapkan memahami proses pemindaian 3D dengan teknik fotogrametri dan fabrikasi digital dengan pencetakan 3D.
Pada akhir kursus, peserta dapat membuat objek model 3D sederhana menggunakan fotogrametri yang kemudian dapat dicetak dalam bentuk 3D. Peserta dapat membawa pulang hasil dari pencetakan 3D tersebut.
Photogrammetry is the technology that allows us to create 3D models of real objects from photographs. The process is as follows: a series of photographs are taken around the object and then, using specific software, these are converted into a 3D model. Photogrammetry is especially useful, as it does not require specialized tools, and anyone can do it with just a cell phone and a computer.
Using key point extraction techniques, the software can infer the distance of the points through the separation between them in different photos, thus creating a point cloud of characteristic points. Finally, this Point Cloud is converted into a Mesh, which can be processed or cleaned for digital fabrication such as 3D printing.
In this course, participants are expected to understand the process of 3D scanning with photogrammetry techniques and digital fabrication with 3D printing
At the end of the course, participants can create a simple 3D model object with Photogrammetry which can then be 3D printed. Participants can take home the results of the 3D print