Udemy
Turn what you know into an opportunity and reach millions around the world.
Learn More
Your cart is empty.
Keep shopping
Performance Testing 101: Dasar dan Praktik
New
5 students

Performance Testing 101: Dasar dan Praktik

Pelajari Performance Testing, Metrics, Workload Modeling, JMeter, dan k6.
Last updated 10/2026
Indonesian

What you'll learn

  • Menjelaskan konsep, jenis, dan manfaat Performance Testing serta dampaknya terhadap user experience, bisnis, SLA, dan scalability.
  • Mengukur dan menginterpretasikan metrics utama Performance Testing, termasuk response time, latency, throughput, error rate, dan concurrent users.
  • Mengukur dan menginterpretasikan metrics utama Performance Testing, termasuk response time, latency, throughput, error rate, dan concurrent users. Merancang wo
  • Mengidentifikasi bottleneck pada CPU, memory, disk I/O, database, dan network melalui analisis hasil Performance Testing.
  • Menjalankan pengujian performa dasar menggunakan Apache JMeter dan k6 serta memahami integrasinya dengan pipeline CI/CD.

Course content

3 sections • 11 lectures • 1h 18m total length
  • Overview3:33
  • Apa Itu Pengujian Performa?9:41
  • Mengapa Performa Penting?9:14
  • Jenis-Jenis Pengujian Performa8:06
  • Dasar-Dasar Pengujian Performa

Requirements

  • Tidak diperlukan pengalaman sebelumnya dalam Performance Testing

Description

Performance Testing 101 adalah course pengantar yang dirancang bagi pemula, calon Software Tester, developer, dan siapa pun yang ingin memahami dasar-dasar Performance Testing secara praktis.

Course ini membahas konsep dasar Performance Testing, pentingnya performa bagi user experience, bisnis, SLA, dan scalability, serta lima jenis Performance Testing. Peserta akan mempelajari lima metrics utama (response time, latency, throughput, error rate, dan concurrent users), tahapan Performance Testing Lifecycle, perancangan workload model menggunakan virtual users, think time, ramp-up, dan transaction mix, serta cara mengenali bottleneck pada CPU, memory, disk I/O, database, dan network. Course ini juga memperkenalkan penggunaan Apache JMeter dan k6 untuk menjalankan pengujian performa dasar serta memahami integrasinya dengan pipeline CI/CD.

Course terdiri dari satu video pengantar (Overview) dan 10 video modul dengan total durasi video sekitar 70 menit. Total estimasi waktu belajar adalah 6–8 jam, termasuk lecture notes dan quiz. Setiap modul dilengkapi video pembelajaran berbasis slide, lecture notes singkat dengan latihan kasus, serta dua quiz pilihan ganda untuk membantu peserta memahami materi.

Istilah teknis seperti response time, latency, throughput, error rate, concurrent users, virtual users, think time, ramp-up, bottleneck, Thread Group, dan threshold dipertahankan dalam bahasa Inggris sesuai terminologi industri, dengan penjelasan dalam bahasa Indonesia.

Setelah menyelesaikan course ini, peserta diharapkan mampu memahami konsep dan jenis Performance Testing, menginterpretasikan metrics performa, merancang workload model sederhana, mengenali potensi bottleneck, serta menjalankan pengujian performa dasar menggunakan Apache JMeter dan k6. Peserta juga akan memperoleh pemahaman awal tentang bagaimana Performance Testing dapat mendukung proses pengembangan perangkat lunak dan integrasi CI/CD.

Who this course is for:

  • Pemula di bidang Software Testing yang ingin mengenal dasar-dasar Performance Testing, metrics, dan workload modeling.
  • Mahasiswa IT dan calon Developer yang ingin mempelajari pengujian performa aplikasi menggunakan JMeter dan k6.