Udemy
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
Turn what you know into an opportunity and reach millions around the world.
Learn More
Your cart is empty.
Keep shopping
Desain Program Pelatihan SDM Unggul dengan ADDIE
Rating: 4.5 out of 5(4 ratings)
7 students

Desain Program Pelatihan SDM Unggul dengan ADDIE

Optimalkan Pengembangan SDM Unggul dengan Model ADDIE untuk Pelatihan Efektif dan Berkelanjutan
Last updated 2/2025
Indonesian

What you'll learn

  • 1. Dasar Model ADDIE
  • Konsep dan manfaat model ADDIE
  • Hubungan antar tahap ADDIE
  • 2. Analyze (Analisis Kebutuhan Pelatihan)
  • Identifikasi kebutuhan pelatihan (Training Needs Analysis)
  • Analisis gap kompetensi
  • Menentukan tujuan pelatihan
  • 3. Design (Perancangan Program Pelatihan)
  • Merancang tujuan pembelajaran (SMART)
  • Menyusun kurikulum dan modul pelatihan
  • Menentukan metode pembelajaran (tatap muka, daring, blended)
  • Mendesain alur pembelajaran interaktif
  • 4. Develop (Pengembangan Materi & Media)
  • Mengembangkan materi ajar dan panduan instruktur
  • Pembuatan media pembelajaran interaktif
  • Uji coba materi untuk memastikan efektivitasnya
  • 5. Implement (Pelaksanaan Program Pelatihan)
  • Persiapan teknis dan logistik pelatihan
  • Strategi meningkatkan partisipasi peserta
  • Teknik fasilitasi yang efektif
  • Manajemen kelas pelatihan
  • 6. Evaluate (Evaluasi Efektivitas Pelatihan)
  • Evaluasi pelatihan dengan Model Kirkpatrick
  • Teknik pengumpulan data evaluasi (tes, kuesioner, observasi)
  • Analisis hasil evaluasi
  • Strategi perbaikan berkelanjutan

Course content

3 sections16 lectures2h 44m total length
  • 1.1. Pendahuluan10:45

    Perkenalan Trainer dan Manfaat mengikuti training ini

  • 1.2. Definisi11:42

    Penjelasan mengenai definisi Instructional Design

  • 1.3. Silabus12:06

    Penjelasan Membuat Silabus dalam Instruksiona Design

  • Kuis Bab 1

Requirements

  • Kursus ini dirancang agar mudah diikuti oleh berbagai latar belakang, baik profesional berpengalaman maupun pemula. Yang terpenting adalah antusiasme untuk belajar dan mengembangkan diri di bidang pelatihan SDM.

Description

Dalam era persaingan global yang semakin ketat, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor kunci bagi keberhasilan dan daya saing organisasi. SDM yang unggul tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata, tetapi juga oleh keterampilan berpikir kritis, kreativitas, adaptabilitas, serta kompetensi strategis yang relevan dengan kebutuhan industri. Organisasi yang mampu mengelola dan mengembangkan potensi SDM secara efektif akan memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan di tengah perubahan lingkungan bisnis yang dinamis.

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan program pelatihan dan pengembangan SDM yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata. Program pelatihan yang baik bukan hanya sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga harus mampu membentuk perilaku, meningkatkan kompetensi, dan mendorong perubahan positif dalam kinerja individu maupun organisasi. Salah satu pendekatan yang telah terbukti efektif dalam merancang program pelatihan yang komprehensif adalah model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate).

Model ADDIE menawarkan kerangka kerja yang terstruktur untuk merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi program pelatihan SDM secara efektif. Proses ini dimulai dari tahap Analisis, yang bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan berdasarkan gap kompetensi yang ada, tujuan organisasi, serta profil peserta. Selanjutnya, tahap Desain digunakan untuk merancang strategi pembelajaran yang sesuai, termasuk menentukan metode, materi, media, dan evaluasi yang tepat. Pada tahap Pengembangan, materi pelatihan dikembangkan secara detail sesuai dengan desain yang telah disusun, memastikan kualitas konten yang relevan dan aplikatif.

Setelah materi siap, tahap Implementasi dilakukan untuk melaksanakan program pelatihan di lapangan, baik secara tatap muka, daring, maupun blended learning. Tahap ini menekankan pentingnya kesiapan instruktur, peserta, serta fasilitas pendukung agar proses pelatihan berjalan optimal. Terakhir, tahap Evaluasi bertujuan untuk menilai efektivitas program pelatihan melalui pengukuran hasil belajar, perubahan perilaku, dan dampak terhadap kinerja kerja. Evaluasi ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan program pelatihan selalu relevan dan memberikan manfaat maksimal bagi organisasi.

Melalui pendekatan ADDIE, organisasi dapat memastikan bahwa setiap program pelatihan dirancang secara sistematis, selaras dengan tujuan strategis, dan mampu memberikan hasil yang terukur. Model ini tidak hanya fleksibel untuk diterapkan di berbagai jenis organisasi, tetapi juga adaptif terhadap perubahan kebutuhan di era digital. Selain itu, ADDIE mendorong budaya perbaikan berkelanjutan dalam pengembangan SDM, sehingga pelatihan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga investasi strategis dalam meningkatkan daya saing organisasi.

Dokumen ini akan membahas secara mendalam bagaimana merancang program pelatihan SDM unggul menggunakan model ADDIE. Pembahasan mencakup langkah-langkah praktis di setiap tahap, contoh penerapan dalam berbagai konteks organisasi, serta strategi untuk mengoptimalkan efektivitas pelatihan. Dengan pemahaman yang komprehensif tentang model ADDIE, diharapkan organisasi mampu menciptakan program pelatihan yang relevan, berdampak, dan berkelanjutan.

Who this course is for:

  • 1. Manajer dan Supervisor SDM : Mengelola dan mengembangkan program pelatihan untuk timnya.
  • 2. Trainer dan Fasilitator Pelatihan : Meningkatkan kemampuan merancang dan menyampaikan materi pelatihan yang efektif.
  • 3. Learning & Development (L&D) Specialist : Mengoptimalkan strategi pengembangan SDM berbasis model ADDIE.
  • 4. Konsultan Pengembangan SDM : Membantu klien dalam merancang program pelatihan yang berdampak.
  • 5. Guru, Dosen, dan Instruktur Pendidikan : Meningkatkan kualitas desain instruksional di lingkungan akademis.
  • 6. Project Manager di Bidang Pelatihan : Mengelola proyek pelatihan secara terstruktur dan terukur.
  • 7. Professional Development Enthusiast : Individu yang ingin meningkatkan kompetensi pribadi dalam desain pelatihan.
  • 8. Karyawan Divisi Pelatihan dan Pengembangan : Bertanggung jawab atas pengelolaan program pelatihan di perusahaan.
  • 9. Pemilik Bisnis dan Entrepreneur : Mengembangkan tim kerja yang kompeten dan produktif melalui pelatihan internal.
  • 10. Mahasiswa di Bidang Manajemen SDM atau Pendidikan : Mempersiapkan diri untuk karier di bidang pelatihan dan pengembangan SDM.