
Perkenalan Trainer dan Manfaat mengikuti training ini
Penjelasan mengenai BSC dengan Perusahaan
Menjelaskan Istilah definisi dalam Six Sigma
Menjelaskan Aktifitas Six Sigma dalam perspektif Bisnis
Menjelaskan Alasan Menggunakan Six Sigma dalam perspektif Bisnis
Menjelaskan Bagaimana menggunakan Six Sigma dalam perspektif Bisnis
Menjelaskan Bagaimana menggunakan Six Sigma dalam perspektif Bisnis
Menjelaskan Bagaimana menggunakan Six Sigma dalam perspektif Bisnis
Menjelaskan Mengapa menggunakan BSC
Menjelaskan Gap antara Strategy dan Implementasi
Menjelaskan Empat Perspektif dalam BSC
Menjelaskan Perspektif Financial
Menjelaskan Perspektif Pelanggan
Menjelaskan Perspektif Internal Proses
Menjelaskan Perspektif Pembelajaran
Perkenalan Trainer dan Manfaat mengikuti training ini
Penjelasan mengenai keunggulan BSC
Penjelasan mengenai Faktor pemicu menggunakan BSC
Penjelasan mengenai tujuan Organisasi menggunakan BSC
Penjelasan mengenai Perkembangan BSC
Menjelaskan Strategy Map
Menjelaskan Strategy Objective
Menjelaskan Cascade Process
Menjelaskan Contoh Kasus Cascade
Menjelaskan Ap aitu KPI
Penjelasan mengenai Tye Indicator
Penjelasan mengenai contoh KPI
Penjelasan mengenai Inisiatif aktifitas dan budget plan
Penjelasan mengenai hubungan sebab akibat dalam BSC
Menjelaskan Leading dan Leaging Indikator
Balance Scorecard berasal dari dua suku kata, Balanced yang artinya berimbang dan scorecard yang artinya katu skor. Pada awalnya Balanced Scorecard atau disingkat BSC digunakan untuk memperbaiki sistem pengukuran kinerja eksekutif. Dengan BSC perusahaan jadi lebih tahu sejauh mana pergerakan dan perkembangan yang telah dicapai. Dengan adanya BSC sangat membantu perusaan untuk memberikan pandangan menyeluruh mengenai kinerja perusahaan. Agar kinerja lebih efektif dan efisien, dibutuhkan sebuah informasi akurat yang mewakili sistem kerja yang dilakukan. Balanced Scorecard memberi perusahaan elemen yang dibutuhkan untuk berpindah dari paradigma ‘selalu tentang finansial’ menuju model baru yang mana hasil balanced scorecard menjadi titik awal untuk review, mempertanyakan, dan belajar tentang strategi yang dimiliki. Balanced scorecard akan menerjemahkan visi dan strategi ke dalam serangkaian ukuran koheren dalam empat perspektif yang berimbang. Sistem BSC bertujuan untuk memberikan pandangan yang lebih komprehensif kepada para manajer dengan melengkapi ukuran finansial melalui metrik tambahan yang mengukur kinerja di berbagai bidang. Bidang-bidang tersebut adalah kepuasan pelanggan, inovasi produk, dan lainnya.
Kerangka kerja ini dituangkan dalam makalah yang diterbitkan Harvard Business Review oleh Robert S. Kaplan dan David P. Norton pada tahun 1992.
Makalah mereka kemudian dipercaya secara luas dalam dunia bisnis karena adalah dianggap telah mengembangkan sistem BSC.
Pada awalnya BSC hanya digunakan untuk memperbaiki sistem pengukuran keuangan. Kemudian meluas dan digunakan untuk mengukur empat presfektif yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta pembelajaran dan pertumbuhan.
Lebih jauh balanced scorecard memiliki fungsi sebagai berikut:
Sebagai alat ukur perusahaan apakah visi dan misi yang dianut telah tercapai.
Sebagai alat ukur keunggulan kompetitif yang dimiliki perusahaan Anda.
Sebagai panduan strategis untuk menjalankan bisnis Anda.
Alat analisis efektifitas strategi yang telah digunakan.
Memberikan gambaran kepada perusahaan terkait SWOT yang dimiliki.
Sebagai alat key performance indicator perusahaan.
Sebagai feedback terhadap shareholder perusahaan.
Sebagai alat komunikasi, informasi, dan sistem analisis pembelajaran perusahaan
Balanced scorecard (BSC) bisa dikatakan adalah sebagai alat ukur yang paling sederhana dalam perusahaan sehingga banyak kelemahan-kelemahannya.
Salah satu kelemahannya adalah informasi yang disajikan terbatas dan kurang akurasi. sehingga tidak bisa melihat faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi performa perusahaan.
Misalnya saja saat terjadi krisis, kebijakan pemerintah, atau kejadian di momen-momen tertentu.
Namun begitu, perusahaan tetap harus memiliki acuan pengukuran seperti balanced scorecard, karena di dalamnya terdapat empat perspektif utama yang memang menjadi poin penting dalam bisnis