Udemy
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
Turn what you know into an opportunity and reach millions around the world.
Learn More
Your cart is empty.
Keep shopping
Memahami Gratifikasi dan Pengendaliannya
Highest Rated
Rating: 4.4 out of 5(11 ratings)
42 students

Memahami Gratifikasi dan Pengendaliannya

Pengendalian Gratifikasi, Suap, dan Pemerasan berdasarkan Regulasi di Indonesia
Last updated 4/2024
Indonesian

What you'll learn

  • Mempelajari definisi dan contoh gratifikasi dalam konteks bisnis dan pemerintahan
  • Perbedaan gratifikasi, suap, dan pemerasan berdasarkan tujuan dan efeknya
  • Menelusuri undang-undang yang mengatur pemberantasan korupsi dan gratifikasi
  • Mengenali dampak negatif gratifikasi dan korupsi pada ekonomi dan reputasi
  • Mempelajari strategi organisasi untuk mengelola risiko dan pengendalian gratifikasi
  • Memahami pentingnya pelatihan tentang kebijakan anti-korupsi dan gratifikasi
  • Mempelajari prosedur penanganan dan pelaporan gratifikasi yang sesuai hukum

Course content

3 sections10 lectures1h 9m total length
  • Fraud, Korupsi, dan Gratifikasi3:51
    1. Fraud Tree

    2. Kelompok Tindak Pidana Korupsi

  • Dampak Buruk Korupsi & Gratifikasi4:07
    1. Dampak Buruk Korupsi

    2. Regulasi yang berhubungan dengan dampak buruk korupsi dan Gratifikasi

  • Apa Itu Gratifikasi3:32
    1. Memahami gratifikasi

    2. Risiko budaya gratifikasi

  • Perbedaan Gratifikasi, Suap, dan Pemerasan7:10
    1. Regulasi yang mengatur perbedaan gratifikasi, suap, dan pemerasan

    2. Hadiah yang berpotensi gratifikasi

Requirements

  • Tidak ada persyaratan khusus

Description

Gratifikasi merujuk pada pemberian yang bisa berupa uang, barang, diskon, komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, atau lainnya yang diterima di dalam maupun luar negeri. Pemberian ini bisa termasuk dalam praktik korupsi jika berkaitan dengan jabatan dan bertentangan dengan tugas resmi penerima. Menurut UU No. 20 Tahun 2001, penerimaan gratifikasi oleh pejabat publik dianggap sebagai suap jika berkaitan dengan posisi atau tugas mereka.

Dalam konteks korporasi, gratifikasi diatur melalui kebijakan internal yang mendukung pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi. Korporasi yang terlibat dalam penerimaan atau pemberian gratifikasi ilegal dapat menghadapi sanksi serius termasuk pidana penjara dan denda besar. Oleh karena itu, korporasi perlu memastikan adanya sistem pengendalian internal yang kuat untuk mengelola risiko gratifikasi dan mempertahankan integritas operasional.

Untuk mengendalikan gratifikasi, organisasi harus menerapkan pendekatan komprehensif yang meliputi kebijakan etika, pelatihan, audit, dan mekanisme pengaduan. Ini mencakup sosialisasi kebijakan, pelaporan dan penanganan penerimaan gratifikasi, serta penyediaan sumber daya yang cukup untuk unit pengelola gratifikasi. Proses ini membantu meminimalkan risiko korupsi dan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, memastikan lingkungan bisnis yang bersih dan adil. Implementasi kebijakan ini juga melibatkan pelatihan terus-menerus bagi karyawan dan manajemen tentang cara mengidentifikasi dan menghindari situasi yang mungkin melibatkan gratifikasi ilegal, serta mendorong transparansi dan kejujuran dalam semua transaksi.

Who this course is for:

  • Unit Pengelola Gratifikasi
  • Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan
  • Staf Legal dan Kepatuhan
  • Auditor Internal dan Eksternal
  • Pimpinan dan Manajemen Korporasi
  • Pejabat Publik dan Penyelenggara Negara