
Profil Mata Kuliah
Mata kuliah ini memberi pengetahuan kepada mahasiswa mengenai pokok-pokok utama dalam bidang sumber daya manusia. Dengan demikian diharapkan agar mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai berbagai konsep dasar dan penerapan MSDM sebagai bekal untuk terjun ke dalam dunia usaha.
Relevansi (Urgensi) Mata Kuliah
Pentingnya mempelajari manajemen sumber daya manusia di dalam mencapai tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat. Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pelaksanaan dan pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenagakerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Sehingga harapan yang ingin dicapai setelah mempelajari mata kuliah ini adalah mahasiswa dapat menerapakan ilmu dari materi yang disampaikan.
Peta Materi (Kajian) atau Pokok Bahasan
1. Pokok Bahasan 1: Mahasiswa memahami dasar-dasar manajemen SDM
2. Pokok Bahasan 2: Mahasiswa memahami analisis dan rancang bangun pekerjaan
3. Pokok Bahasan 3: Mahasiswa memahami perencanaan SDM
4. Pokok Bahasan 4: Mahasiswa memahami rekrutment, seleksi, orientasi dan penempatan
5. Pokok Bahasan 5: Mahasiswa memahami karir, pelatihan dan pengembangan
6. Pokok Bahasan 6: Mahasiswa memahami penilaian kinerja
7. Pokok Bahasan 7: Mahasiswa memahami kompensasi dan hubungan industrial
8. Pokok Bahasan 8: Pendahuluan perilaku organisasi karakteristik biografis kemampuan
9. Pokok Bahasan 9: Sikap, nilai dan kepribadian
10. Pokok Bahasan 10: Motivasi
11. Pokok Bahasan 11: Perilaku kelompok
12. Pokok Bahasan 12: Komunikasi
13. Pokok Bahasan 13: Konflik dan stress kerja
14. Pokok Bahasan 14: Budaya organisasi dan manajemen perubahan
Best Practice (Tips dan Trick) Mempelajari Mata Kuliah
Best Practice nya dalam mengikuti mata kuliah ini harus diadakan inovasi inovasi baru agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami. Dan memberikan banyak contoh kasus untuk dapat menggambarkan bagaimana kondisi manajemen smber daya manusia disetiap instritusi atau organisasi.
Referensi Mata Kuliah
Buku Utama
1. Wether, William B. and Davis, Keith., Human Resources and Personnel Management, 5th edition.
2. Mangkunegara, Anwar Prabu, AA, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2000
3. Stephen P. Robbins & Timothy A. Judge, Perilaku Organisasi Jilid 1 Edisi 12. Penerbit Salemba Empat
4. Stephen P. Robbins & Timothy A. Judge, Perilaku Organisasi Jilid 2 Edisi 12. Penerbit Salemba Empat
5. Baron, A Robert dan Greenberg, J. 1990. Behavior in Organization. Third Edition. International Student Edition: Canada
Buku Pendukung
1. Ulrich, Dave and Wayne Brockbank, The HR Value Propotion, 2005
2. Luthans, Fred., Perilaku Organisasi Edisi 10. Penerbit Andi.
Dasar Dasar MSDM
DEFINISI : Manajemen sumber daya manusia adalah proses memperoleh, melatih, menilai dan memberikan kompensasi kepada karyawan,memperhatikan hubungan kerja mereka, kesehatan dan keamanan, serta masalah keadilan.
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
1. Mahasiswa memahami Perkembangan SDM
2. Mahasiswa memahami Pengertian SDM
3. Mahasiswa memahami Peranan dan tujuan MSDM
4. Mahasiswa memahami Siklus kegiatan MSDM1
5. Mahasiswa memahami Siklus kegiatan MSDM 2
6. Mahasiswa memahami Pemanfaatan ICT dalam MSDM
7. Mahasiswa memahami Rangkuman Pokok Bahasan Pendahuluan MSDM
ANALISIS DAN RANCANG BANGUN PEKERJAAN
Pengertian Analisis Pekerjaan
Analisis Pekerjaan adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pekerja, yang dilaksanakan dengan mengamati cara atau mengadakan interview terhadap pekerja, dengan bukti-bukti yang benar dari supervisor. Analisis pekerjaan ini akan menghasilkan suatu daftar uraian pekerjaan pernyataan tertulis mengenai kewajiban-kewajiban pekerja dan bisa juga mencakup standart kualifikasi, yang merinci pendidikan dan pengalaman minimal yang diperlukan bagi seorang pekerja untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban dari kedudukannya secara memuaskan.
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
1. Mahasiswa memahami Pendahuluan Analisis Pekerjaan (Job Analysis)
2. Mahasiswa memahami Tahapan kegiatan analisis pekerjaan
3. Mahasiswa memahami Aplikasi informasi analisis pekerjaan
4. Mahasiswa memahami Pendahuluan Rancang Bangun Pekerjaan (Job Desain)
5. Mahasiswa memahami Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam Rancang Bangun Pekerjaan
6. Mahasiswa memahami ICT dalam Analisis Pekerjaan dan Rancang Bangun Pekerjaan
7. Mahasiswa memahami Ringkasan Pokok Bahasan Analisis dan Rancang Bangun Pekerjaan
PERENCANAAN SDM
Pengertian Perencanaan SDM
Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi permintaan-permintaan bisnis dan lingkungan pada organisasi di waktu yang akan datang dan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tenaga kerja yang ditimbulkan oleh kondisi-kondisi tersebut
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
1. Mahasiswa memahami Peranan perencanaan SDM
2. Mahasiswa memahami Faktor-faktor yang perlu diperhatikan
3. Mahasiswa memahami Supply pengadaan SDM
4. Mahasiswa memahami Demand pengadaan SDM
5. Mahasiswa memahami Teknik-teknik peramalan dalam Perencanaan SDM
6. Mahasiswa memahami ICT dalam Perencanaan SDM
7. Mahasiswa memahami Ringkasan Pokok Bahasan Perencanaan SDM
REKRUTMEN, SELEKSI, ORIENTASI DAN PENEMPATAN
Rekrutmen
Rekrutmen merupakan suatu cara mengambil keputusan perencanaan manajemen sumber daya manusia mengenai jumlah karyawan yang dibutuhkan, kapan diperlukan, serta kriteria apa saja yang diperlukan dalam suatu organisasi. Rekrutmen pada dasarnya merupakan usaha mengisi jabatan atau pekerjaan yang kosong di lingkungan suatu organisasi atau perusahan, untuk itu ada dua sumber tenaga kerja yakni sumber dari luar (eksternal) organisasi dan sumber dari dalam (internal) organisasi.
Seleksi
Menurut Rivai (2011 : 159) menjelaskan bahwa seleksi adalah kegiatan dalam manajemen SDM yang dilakukan setelah proses rekrutmen selesai dilaksanakan. Hal ini berati telah terkumpul sejumlah pelamar yang memenuhi syarat untuk kemudian dipilih mana yang dapat ditetapkan sebagai karyawan dalam suatu perusahaan. Proses pemilihan ini yang dinamakan dengan seleksi. Berdasarkan pengertian itu maka kegiatan seleksi itu mempunyai arti yang sangat strategis dan penting bagi perusahaan. Apabila dilaksanakan dengan prinsip-prinsip manajemen SDM secara wajar, maka seleksi akan menghasilkan karyawan sesuai harapan.
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
1. Mahasiswa memahami Sumber-sumber rekrutmen
2. Mahasiswa memahami Teknik rekrutmen
3. Mahasiswa memahami Tahapan Seleksi
4. Mahasiswa memahami Teknik-teknik dalam seleksi (pemeriksaan surat lamaran, tes, wawancara)
5. Mahasiswa memahami Program pengenalan (orientasi)
6. Mahasiswa memahami Penempatan pegawai
7. Mahasiswa memahami ICT dalam Rekruitmen, Seleksi, Orientasi dan Penempatan PegawaI
KARIR, PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Definisi Pelatihan dan Pengembangan SDM
Pelatihan dan pengembangan sering kita dengar dalam dunia kerja di perusahaan, organisasi, lembaga, atau bahkan dalam instansi pendidikan. Hal ini dapat diasumsikan bahwa pelatihan dan pengembangan sangat penting bagi tenaga kerja untuk bekerja lebih menguasai dan lebih baik terhadap pekerjaan yang dijabat atau akan dijabat kedepan. Tidak terlalu jauh dalam instansi pendidikan, pelatihan dan pengembangan sering dilakukan sebagai upaya meningkatkan kinerja para tenaga kerja pendidikan yang dianggap belum mampu untuk mengemban pekerjaannya karena faktor perkembangan kebutuhan masyarakat dalarn pendidikan. Secara deskripsi tertentu potensi para pekerja pendidikan mungkin sudah memenuhi syarat administarasi pada pekerjaanya, tapi secara aktüal para pekerja pendidikan harus mengikuti atau mengimbangi perkembangan pendidikan sesuai dengan tugas yang dijabat atau yang akan dijabatnya. Hal ini yang mendorong pihak instansi pendidikan untuk memfasilitasi pelatihan dan pengembangan karir para tenaga kerja pendidikan guna mendapatkan hasil kinerja yang baik.
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
1. Mahasiswa memahami Pendahuluan Perencanaan Karir
2. Mahasiswa memahami Pengembangan Karir
3. Mahasiswa memahami Pendahuluan Pelatihan dan Pengembangan
4. Mahasiswa memahami Tahapan dalam Pelaksanaan Pelatihan dan Pengembangan
5. Mahasiswa memahami Metode Pelaksanaan Pelatihan dan Pengembangan
6. Mahasiswa memahami ICT dalam Pelatihan dan Pengembangan
7. Mahasiswa memahami Ringkasan Materi Karir, Pelatihan dan Pengembangan SDM
DEFINISI PENILAIAN KINERJA (PERFORMANCE APPRAISAL)
Pengertian Penilaian Prestasi Kerja
Penilaian prestasi kerja adalah sebagai penyedia informasi yang sangat membantu dalam membuat dan menerapkan keputusan-keputusan seperti promosi jabatan, peningkatan gaji, pemutusan hubungan kerja dan transfer (Flippo, 1996:84). Sedangkan menurut T. Hani Handoko (1995:135) penilaian prestasi adalah proses melalui mana organisasi-organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan. Dimana kegiatan ini dapat memperbaiki keputusan-keputusan personalia dan memberikan umpan balik kepada karyawan tentang pelaksanaak kerja mereka.
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
1. Mahasiswa memahami Pengantar Penilaian Kinerja
2. Mahasiswa memahami Peranan Penilaian Prestasi Kerja
3. Mahasiswa memahami Persiapan Penilaian Prestasi Kerja
4. Mahasiswa memahami Orientasi Penilaian Prestasi Kerja
5. Mahasiswa memahami Sistem-sistem Penilaian Prestasi Kerja
6. Mahasiswa memahami ICT dalam Penilaian Prestasi Kerja
7. Mahasiswa memahami Ringkasan Materi Penilaian Prestasi Kerja
KOMPENSASI DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL
Hubungan Industrial
Hubungan industrial adalah hubungan antara semua pihak yang tersangkut atau berkepentingan atas proses produksi atau pelayanan jasa di suatu perusahaan. Pihak yang paling berkepentingan atas keberhasilan perusahaan dan berhubungan langsung sehari-hari adalah pengusaha atau manajemen dan pekerja. Disamping itu masyarakat juga mempunyai kepentingan, baik sebagai pemasok faktor produksi yaitu barang dan jasa kebutuhan perusahaan, maupun sebagai masyarakat konsumen atau pengguna hasil-hasil perusahaan tersebut. Pemerintah juga mempunyai kepentingan langsung dan tidak langsung atas pertumbuhan perusahaan, antara lain sebagai sumber penerimaan pajak. Jadi hubungan industrial adalah hubungan antara semua pihak yang berkepentingan tersebut. Dalam pengertian sempit, hubungan industrial diartikan sebagai hubungan antara manajemen dan pekerja atau Management-Employees Relationship.
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
1. Mahasiswa memahami Definisi dan Tujuan Hubungan Industrial
2. Mahasiswa memahami Serikat Pekerja
3. Mahasiswa memahami Perundingan Bersama (Collective Bargaining)
4. Mahasiswa memahami Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
5. Mahasiswa memahami Dasar-dasar Kompensasi
6. Mahasiswa memahami Tahapan Manajemen Kompensasi
7. Mahasiswa memahami Ringkasan Materi Kompensasi dan Hubungan Industrial
PENDAHULUAN PERILAKU ORGANISASI , KARAKTERISTIK BIOGRAFIS , KEMAMPUAN
Pengertian Dasar Perilaku Individu
Perilaku adalah respon individu terhadap stimulus atau suatu tindakan yang dapat diamati dan mempunyai tujuan baik disadari ataupun tidak. Individu berasal dari kata individiuum, yang artinya tak terbagi. Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas dalam lingkungan sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Makna manusia menjadi individu apabila pola tingkah lakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan. Proses yang meningkatkan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada dirinya sendiri disebut proses individualitas atau aktualisasi diri. Individu dibebani berbagai peranan yang berasal dari kondisi kebersamaan hidup, maka muncul struktur masyarakat yang akan menentukan kemantapan masyarakat. Konflik mungkin terjadi karena pola tingkah laku spesifik dirinya bertentangan dengan peranan yang dituntut oleh masyarakat disekitarnya. Perilaku manusia sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya. Perilaku itu sendiri adalah suatu fungsi dari interaksi antara seorang individu dengan lingkungannya. Dilihat dari sifatnya, perbedaan perilaku manusia itu disebabkan karena kemampuan, kebutuhan, cara berpikir untuk menentukan pilihan perilaku, pengalaman, dan reaksi affektifnya berbeda satu sama lain.
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
1. Mahasiswa memahami Pendahuluan Perilaku Organisasi
2. Mahasiswa memahami Karakteristik Biografis
3. Mahasiswa memahami Karakteristik Biografis dan Perilaku Organisasi
4. Mahasiswa memahami Kemampuan Fisik
5. Mahasiswa memahami Kemampuan Mental
6. Mahasiswa memahami Kemampuan dan Perilaku Organisasi
7. Mahasiswa memahami Ringkasan Materi Pendahuluan Perilaku Organisasi
SIKAP, NILAI DAN KEPRIBADIAN
Nilai
Nilai merupakan apa yang diyakini seseorang terhadap sebuah pendapat. Nilai yang diyakini seseorang akan menghadapi pro dan kontra di lingkungan, baik dari keluarga, teman, rekan kerja, masyarakat, dan lainnya. Nilai penting untuk mempelajari perilaku keorganisasian karena nilai meletakkan dasar untuk memahami sikap dan motivasi, serta karena nilai memengaruhi persepsi kita. Nilai memengaruhi sikap dan perilaku.
Sikap
Merupakan respon/tindakan positif atau negatif terhadap seseorang, penyataan evaluatif baik yang menguntungkan atau tidak menguntungkan mengenai objek, orang, atau peristiwa. Sikap mencerminkan bagaiman seseorang merasakan sesuatu.
Kepribadian
Kepribadian adalah keseluruhan cara di mana seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
1. Mahasiswa memahami Dasar-dasar Sikap
2. Mahasiswa memahami Sikap dan Perilaku Organisasi
3.Mahasiswa memahami Dasar-dasar Nilai
4. Mahasiswa memahami Nilai dan Perilaku Organisasi
5. Mahasiswa memahami Dasar-dasar Kepribadian
6. Mahasiswa memahami Kepribadian dan Perilaku Organisasi
7. Mahasiswa memahami Ringkasan Materi Sikap, Nilai dan Kepribadian dalam Perilaku Organisasi
Mata kuliah ini memberi pengetahuan kepada mahasiswa mengenai pokok-pokok utama dalam bidang sumber daya manusia. Dengan demikian diharapkan agar mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai berbagai konsep dasar dan penerapan MSDM sebagai bekal untuk terjun ke dalam dunia usaha.
Pentingnya mempelajari manajemen sumber daya manusia di dalam mencapai tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat. Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pelaksanaan dan pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenagakerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Sehingga harapan yang ingin dicapai setelah mempelajari mata kuliah ini adalah mahasiswa dapat menerapakan ilmu dari materi yang disampaikan.
Peta Materi (Kajian) atau Pokok Bahasan
Pokok Bahasan 1:
Dasar-dasar manajemen SDM
Pokok Bahasan 2:
Analisis dan rancang bangun pekerjaan
Pokok Bahasan 3:
Perencanaan SDM
Pokok Bahasan 4:
Rekrutment, seleksi, orientasi dan penempatan
Pokok Bahasan 5:
Karir, pelatihan dan pengembangan
Pokok Bahasan 6:
Penilaian kinerja
Pokok Bahasan 7:
Kompensasi dan hubungan industrial
Pokok Bahasan 8:
Pendahuluan perilaku organisasi karakteristik biografis kemampuan
Pokok Bahasan 9:
Sikap, nilai dan kepribadian
Pokok Bahasan 10:
Motivasi
Pokok Bahasan 11:
Perilaku kelompok
Pokok Bahasan 12:
Komunikasi
Pokok Bahasan 13:
Konflik dan stress kerja
Pokok Bahasan 14:
Budaya organisasi dan manajemen perubahan
Buku Utama
1. Wether, William B. and Davis, Keith., Human Resources and Personnel Management, 5th edition.
2. Mangkunegara, Anwar Prabu, AA, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2000
3. Stephen P. Robbins & Timothy A. Judge, Perilaku Organisasi Jilid 1 Edisi 12. Penerbit Salemba Empat
4. Stephen P. Robbins & Timothy A. Judge, Perilaku Organisasi Jilid 2 Edisi 12. Penerbit Salemba Empat
5. Baron, A Robert dan Greenberg, J. 1990. Behavior in Organization. Third Edition. International Student Edition: Canada