
Menjelaskan Tentang Perlunya Management Accounting
Menelaskan 3 tujuan umum Management Accounting
Menjelaskan secara umum perhitungan HPP
Menjelaskan Bagaimana menghasikan Perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan
Menjelaskan Proses Pengambilan Keputusan
Menjelaskan Fokus utamanya
Menjelaskan Aturan/regulasinya
Menjelaskan sifat dari informasinya
Menjelaskan referensi waktunya
Menjelaskan fungsi informasinya
Menjelaskan keluasan informasi
Menjelaskan Perilaku Biaya
Menjelaskan pemisahan biaya
Menjelaskan perbedaan biaya dan beban
Menjelaskan Biaya Tetap
Menjelaskan Biaya Variabel
Menjelaskan Biaya Semi Variabel
Menjelaskan Pemisahan dengan Metode Tinggi Rendah
Menjelaskan Pemisahan dengan Metode Scatterplot
Menjelaskan Persamaan Dasar CVP
Menjelaskan Asumsi-asumsi CVP
Menjelaskan CVP
Menjelaskan BEP
Menjelaskan Laba
Menjelaskan CM
Menjelaskan BEP dengan CM
Menjelaskan CVP untuk target
Menjelaskan CVP untuk Target % Profit
Menjelaskan CVP untuk target Profit setelah Pajak
Menjelaskan Variabel Cost ratio
Menjelaskan Contribution Margin Ratio
Menjelaskan Hubungan Biaya Tetap dan CM
Menjelaskan Penerapan analisis CVP untuk perusahaan lebih dari satu produk
Menjelaskan Sales Mix
Menjelaskan Formula BEP Multi Produk
Menjelaskan Tactical Decision Making
Menjelaskan Taktical Model
Menjelaskan Aplikasi Tactical Model
Menjelaskan Relevant Cost
Menjelaskan Irrelevant Cost
Menjelaskan Relevant Cost vs Irrelevant Cost
Menjelaskan Tactical Decision and Ethics
Menjelaskan Resource Usage Model
Menjelaskan Flexible Resources
Menjelaskan Committed Resources
Menjelaskan Aplikasi Resource Usage
Menjelaskan Penerapan Taktikal Pada Kasus
Menjelaskan Kasus di Swasey Manufacturing
Menjelaskan Kasus di Norton Material
Menjelaskan Kasus Special Order
Menjelaskan Kasus Join Product
Akuntansi manajemen adalah proses mempersiapkan laporan operasional bisnis yang membantu manajer atau pimpinan membuat keputusan jangka pendek dan jangka panjang. Akuntansi manajemen membantu bisnis mengejar tujuannya dengan mengidentifikasi, mengukur, menganalisis, menafsirkan dan mengkomunikasikan informasi kepada manajer.
Perbedaan utama antara akuntansi manajerial dan akuntansi keuangan berkaitan dengan pengguna informasi yang dituju. Informasi akuntansi manajerial ditujukan untuk membantu para manajer dalam perusahaan membuat keputusan bisnis yang terinformasi dengan baik, sementara akuntansi keuangan ditujukan untuk memberikan informasi keuangan kepada pihak-pihak di luar perusahaan.
Akuntansi keuangan harus sesuai dengan standar tertentu, seperti prinsip akuntansi atau panduaan akuntansi. Semua perusahaan publik diharuskan untuk melengkapi laporan keuangan mereka sesuai dengan aturan sebagai syarat untuk mempertahankan status mereka yang diperdagangkan secara publik.
Sementara itu, dikarenakan akuntansi manajemen bukan untuk pengguna eksternal, maka dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna. Contoh, manajer departemen produksi ingin melihat informasi keuangan yang ditampilkan dengan persentase unit yang diproduksi pada periode tertentu.
Sementara, manajer departemen SDM ingin melihat grafik gaji karyawan selama periode tertentu. Akuntansi manajemen mampu memenuhi kebutuhan kedua departemen dengan menawarkan informasi dalam format apapun, serta bermanfaat bagi kebutuhan spesifik tersebut.
Sistem akuntansi manajemen digunakan untuk memberikan informasi penting kepada manajemen yang digunakan dalam pengambilan keputusan operasional bisnis.
Contoh, perusahaan manufaktur menggunakan sistem akuntansi manajemen untuk membantu penetapan biaya dan pengelolaan proses mereka. Sementara rumah sakit menggunakan sistem akuntansi manajemen untuk membantu mereka dalam penagihan asuransi dan persyaratan in-house lainnya.
Sistem akuntansi manajemen memiliki variasi tersendiri dan memungkinkan fungsionalitas dan laporan khusus yang berbeda di setiap industri.
Namun, akuntansi manajemen juga tetap memiliki keterbatasan dan ruang lingkup tersendiri.