Udemy
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
Turn what you know into an opportunity and reach millions around the world.
Learn More
Your cart is empty.
Keep shopping
Kinesiotherapy for Lumbopelvic
Rating: 4.6 out of 5(215 ratings)
377 students

Kinesiotherapy for Lumbopelvic

Kinesiotherapy modul 2 - tulang belakang. Mempelajari anatomi, pemeriksaan dan studi kasus pada regio lumbopelvic
Last updated 12/2022
Indonesian

What you'll learn

  • Mengetahui anatomi dan fisiologi lumbal & pelvic
  • Melakukan pemeriksaan fisik area lumbopelvic
  • Mempraktekan SOP - Tatalaksana kinesioterapi
  • Mengenal otot-otot utama di area lumbopelvic
  • Mengenal studi kasus area lumbopelvic

Course content

12 sections40 lectures2h 58m total length
  • Kinesiotherapi untuk Lumbopelvic2:00

    Kinesio artinya bergerak/pergerakan. Therapy berarti perawatan fisik yang diberikan kepada tubuh. Untuk modul kinesiotherapi lumbopelvic membahas lebih spesific di area pinggang dan panggul. Dengan melihat lebih detail, maka diharapkan menjawab kebutuhkan praktisi kesehatan dalam mempelajari anatomi dan pemeriksaan regio lumbopelvic

  • Course overview1:27

    Pada modul ini materi yang dapat dipelajari dengan sistem online. Untuk mendapatkan skill /ketrampilan perlu melakukan latihan. Semakin banyak latihan yang dilakukan maka akan terbiasa dengan sistem dan ketrampilan pun akan semakin membaik. Untuk latihan dan ujian praktek dapat dilakukan di LKP - Pelita Harapan Persada ( PHP ).

Requirements

  • Kinesiotherapy for beginner, health practitioners

Description

Kinesiotherapi modul 2 - tulang belakang terdiri dari series lumbopelvic, thoracolumbal dan cervical. Modul 2 ini lanjutan dari Kinesiotherapy for beginner ( modul 1 ).

Tulang belakang yang terdiri dari cervical, thoracal, lumbal , sacral dan cocyx, merupakan sistem yang tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya. Tulang belakang bergerak dan melindungi struktur jaringan; seperti saraf dan organ.  Di dalam tulang belakang terdapat saraf tulang belakang , yang bersama dengan otak dikenal sebagai susunan saraf pusat. Saraf ini berfungsi sebagai motorik ( bergerak ), sensorik ( perasa ) dan autonomik ( mengatur sistem tubuh yang lain ).

Menjaga pergerakan tulang belakang akan sangat membantu fungsi tubuh yang lain, tentunya dimulai dengan mengetahui anatomi, pemeriksaan dan ciri khas tulang belakang.

Kinesiotherapi merupakan terapi untuk bergerak. Setiap orang akan membutuhkan pergerakan yang nyaman, sehingga terhindar dari rasa sakit. Bergerak merupakan salah satu syarat utama agar ruang sendi dipakai dengan optimal.

Banyak keluhan sakit yang dikuatirkan di area tulang belakang, seperti saraf terjepit, baal dan kesemutan. Melakukan pemeriksaan dengan berbasis anatomi dan fisiologi tubuh, dapat membantu mendapatkan diagnosa apa yang menjadi penyebab sakit dan keluhan tersebut. Setelah mengetahui Diagnosa, maka dapat memulai suatu terapi. Terapi yang baik adalah terapi yang efisien, sistematis dan mempunyai dasar, sehingga dapat dilihat progress dari terapi tersebut.

Mulailah memperhatikan kesehatan tulang belakang, karena tulang belakang merupakan " Human Frame " kerangka tubuh kita.


Who this course is for:

  • Praktisi kesehatan