Udemy
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
Turn what you know into an opportunity and reach millions around the world.
Learn More
Your cart is empty.
Keep shopping
Trik Implementasi Odoo pada Docker dan Kubernetes
Highest Rated
Rating: 4.6 out of 5(80 ratings)
377 students

Trik Implementasi Odoo pada Docker dan Kubernetes

Untuk mendapatkan deployment yang large-scale, zero-downtime, fault tolerant, auto scaling, high availability
Last updated 6/2019
Indonesian
Indonesian [Auto],

What you'll learn

  • Teknik Membuat Custom Container Odoo di Docker
  • Teknik Menjalankan Container Odoo di Local Computer
  • Teknik Menjalankan Odoo di Lingkungan Kubernetes
  • Teknik Agar Odoo Zero-Downtime, High Availability, Fault Tolerance, Auto Scaling
  • Implementasi Kubernetes pada Google Cloud Platform

Course content

6 sections42 lectures3h 30m total length
  • Introduction10:52
  • Link Download Resources0:06

Requirements

  • Implementasi Odoo Standard di Server Fisik maupun VM
  • Basic Linux Command

Description

Pernah implementasi Odoo ber-skala besar untuk sebuah service yang diakses oleh ratusan ribu concurrent user dan nggak boleh down sedetik pun?

Kalau implementasi Odoo standard ini nggak mungkin, karena setiap kali ada upgrade addon pasti perlu restart Odoo, yang berakibat service mati sebentar, beberapa detik sampai beberapa menit.

Odoo harus di deploy di atas Kubernetes supaya bisa didapatkan kondisi zero-downtime, dimana setiap upgrade addon, service tetap bisa jalan, yaitu dengan adanya fitur rolling-update pada Kubernetes.

Selain itu otomatis didapatkan juga fitur canggih lainnya:

  • Auto scaling: sistem akan otomatis membentuk "VM" baru ketika suatu VM sudah over load kapasitasnya.

  • High Availability: selalu ada service yang jalan setiap saat

  • Fault tolerance: jika ada "VM" yang mati, otomatis akan digantikan oleh "VM" lainnya.

Ikuti course ini untuk bagaimana mulai mensetup sistem Kubernetes yang sebegitu canggih dimulai dari step paling awal yaitu instalasi Docker, sampai dengan setup Kubernetes di Google Cloud Platform!

Who this course is for:

  • Implementor Odoo
  • Developer Odoo
  • Konsulant Odoo