Udemy
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
Turn what you know into an opportunity and reach millions around the world.
Learn More
Your cart is empty.
Keep shopping
Docker, Kubernetes dan DevOps
Rating: 4.2 out of 5(237 ratings)
1,594 students

Docker, Kubernetes dan DevOps

Dasar Docker Kubernetes Dan DevOps Secara Lengkap
Created byBISA AI Academy
Last updated 5/2023
Indonesian

What you'll learn

  • Memahami dasar-dasar penggunaan GitLab untuk manajemen versi dan CI/CD.
  • Memahami dasar-dasar sistem operasi Linux sebagai fondasi untuk pengelolaan container.
  • Memahami konsep dan penggunaan Docker untuk kontainerisasi aplikasi.
  • Memahami dasar-dasar Kubernetes dalam orkestrasi container.
  • Memahami prinsip-prinsip dasar DevOps dan bagaimana mengintegrasikannya dalam workflow.
  • Mampu mengintegrasikan Docker, Kubernetes, dan DevOps untuk pengembangan dan operasional aplikasi yang lebih efisien dan scalable.

Course content

5 sections10 lectures1h 13m total length
  • Basic Gitlab #15:32
  • Basic Gitlab #215:12
  • Basic Gitlab

Requirements

  • Minat yang kuat dalam bidang Docker, Kubernetes, DevOps, dan teknologi terkait.
  • Dasar pemahaman tentang sistem operasi dan jaringan (opsional).

Description

Docker

Docker adalah platform yang memungkinkan pengembang untuk mengotomatisasi penyebaran aplikasi dalam bentuk container. Container ini mengemas aplikasi dan semua dependensinya, memungkinkan aplikasi dijalankan secara konsisten di berbagai lingkungan. Beberapa fitur utama Docker meliputi:

  • Isolation: Aplikasi berjalan dalam isolasi, memastikan lingkungan yang konsisten dan terpisah dari aplikasi lain.

  • Portability: Container Docker dapat dijalankan di berbagai sistem operasi dan platform tanpa memerlukan modifikasi.

  • Efficiency: Docker memungkinkan penggunaan sumber daya yang efisien dengan kemampuan menjalankan banyak container pada satu host.

Kubernetes

Kubernetes adalah platform orkestrasi container open-source yang dikembangkan oleh Google. Kubernetes membantu mengelola, men-deploy, dan menskalakan aplikasi container secara otomatis. Fitur utama Kubernetes meliputi:

  • Automated Rollouts and Rollbacks: Kubernetes mengotomatisasi proses pembaruan dan rollback aplikasi untuk menjaga ketersediaan dan konsistensi layanan.

  • Self-Healing: Kubernetes secara otomatis merestart container yang gagal, mengganti container, dan men-deploy ulang container yang tidak merespons.

  • Service Discovery and Load Balancing: Kubernetes mampu mengekspos container menggunakan nama DNS atau alamat IP mereka, dan melakukan load balancing secara otomatis.

DevOps

DevOps adalah pendekatan budaya dan serangkaian praktik yang bertujuan untuk menyatukan tim pengembangan (Development) dan operasional (Operations) dalam suatu organisasi untuk meningkatkan kolaborasi, efisiensi, dan produktivitas. Prinsip utama DevOps meliputi:

  • Collaboration: Mendorong kerja sama yang erat antara tim pengembangan dan operasional.

  • Automation: Mengotomatisasi proses untuk mengurangi kesalahan manusia dan meningkatkan efisiensi operasional.

  • Continuous Integration and Continuous Deployment (CI/CD): Memastikan bahwa kode baru terus-menerus diintegrasikan dan diterapkan dengan cepat dan andal ke lingkungan produksi.

Monitoring and Logging: Melacak kinerja dan aktivitas sistem untuk deteksi masalah dini dan peningkatan berkelanjutan.

Who this course is for:

  • Bagi pemula yang ingin mempelajari mengenai materi ini