
Perkenalan Trainer dan Manfaat mengikuti training ini
Penjelasan mengenai apa design thinking, sejarah asal mula dan perkembangannya
Menjelaskan hubungan design thinking dengan metode lain dalam perusahaan
Menjelaskan Bagaimana Design Thinking Membantu Target Perusahaan
Menjelaskan Perbedaan mendasar antara Design Thinking dengan Analytical Thinking
Menjelaskan pada proses apa saja menggunakan Teknik design thinking
Menjelaskan pengertian proses Empathy
Mencari permasalahan yang sesungguhnya
Menjelaskan bagaimana semua Ide-ide dikumpulkan dan diseleksi
Menjelaskan bagaimana membuat contoh produk/jasa
Menjelaskan proses test produk kepada konsumen
Menjelaskan siklus design thinking yang berkelanjutan
Menjelaskan optimalisasi design thinking untuk perusahaan tidak adatif
Menjelaskan titik kristis proses Design Thinking
Menjelaskan kecepatan ke pasar pada produk baru
Menjelaskan konsep implementasi Design Thinking
Menjelaskan permasalahan yang akan timbul dalam implementasi
Menjelaskan nilai strategis dalam memenangkan kompetisi kompetitor dengan design thinking
Metode design thinking sedang trending di dunia bisnis dewasa ini. Sangat popular dan banyak digunakan dalam berbagai industri, baik untuk perusahaan besar maupun UMKM, untuk perusahaan establishment maupun masih startup. Mengapa hal ini bisa terjadi? Penyebabnya adalah kondisi saat ini customer/pelanggan menuntut para pengusaha untuk memberikan solusi atas permasalahan dengan produk/jasa yang tidak biasa-biasa saja, harus extraordinary dan penuh inovasi. Ditambah lagi dengan semakin banyak perusahaan yang meramaikan dalam industry, para pengusaha berlomba-lomba memberikan kepuasan extra untuk pelanggannya untuk memenangkan pertarungan dengan perusahaan lain dalam industry atau produk substitusi pada industri yang berbeda, sehingga mendapatkan perhatian dan loyalitas dari para pelanggannya. Design thinking memberlakukan pendekatan human centric. Artinya dalam memberikan solusi berfokus pada keinginan dan kebutuhan pelanggannya bahkan keinginan dan kebutuhan yang tidak mereka sadari. Hal ini dimungkinkan oleh metode design thinking. Dalam metode ini terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan, diantaranya Empathize (empati), Define (merumuskan masalah), Ideate (merancang solusi yang tepat dari suatu masalah), Prototype (percobaan dari solusi yang didapatkan), dan Testing (pengujian dari solusi yang didapatkan). Tahapan-tahapan tersebut bersifat tidak terjadi hanya dalam 1 kali siklus, akan terjadi perulangan/ iterasi karena mendapat feedback dari pelanggan di fase testing. Dalam melakukan perulangan, tidak harus berurutan sesuai fase nya tapi bebas menyelesaikan tahapan mana saja terlebih dahulu (tidak bersifat linear)