Udemy
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
    •  
Turn what you know into an opportunity and reach millions around the world.
Learn More
Your cart is empty.
Keep shopping
Wawancara Berbasis Kompetensi untuk Team dan Calon Karyawan
Rating: 4.4 out of 5(56 ratings)
151 students

Wawancara Berbasis Kompetensi untuk Team dan Calon Karyawan

Melaksanakan Wawancara Berbasis Kompetensi
Last updated 11/2021
Indonesian
Indonesian [Auto],

What you'll learn

  • Dalam kursus ini peserta akan mempelajari dan memahami dengan baik bagaimana cara melakukan wawancara terhadap calon karyawan
  • Dengan menggunakan panduan / pedoman berbasis kompetensi sebelum melakukan wawancara, maka kita akan terhindar dari pelaksanaan wawancara yang tidak efektif.
  • Peserta juga diberikan pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan kompetensi kerja, apa kaitannya dengan praktek wawancara.
  • Peserta dapat memahami teknik interview berbasis kompetensi

Course content

5 sections24 lectures2h 2m total length
  • 1.1 Pembukaan2:12

    Perkenalan Trainer dan Manfaat mengikuti training ini

  • 1.2 Pengertian Wawancara secara umum3:51

    Apa dan bagaimana wawancara untuk rekruitmen pada umumnya dilakukan

  • 1.3 Pengertian Wawancara berbasis kompetensi4:06

    Apa dan bagaimana wawancara berbasis kompetensi untuk rekruitmen dilakukan.

  • PENGENALAN / PENGANTAR

Requirements

  • Siapapun yang terlibat dalam proses interview karyawan dalam perusahaan.

Description

Melakukan wawancara dalam rangka merekrut calon karyawan , mungkin sudah merupakan hal yang biasa dilakukan oleh para manager / supervisor . Ketrampilan wawancara harus dimiliki tidak hanya oleh para pengelola bidang HRD, namun juga pimpinan / manager lainnya . Mengapa ? Karena mereka perlu mengenal secara langsung calon karyawan yang akan dipimpinnya. Apakah para manager sudah melakukan praketk wawancara dengan tepat ? Sehingga diperoleh karyawan dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntunan uraian jabatan / job description ?

Jangan sampai waktu yang digunakan untuk melakukan wawancara calon karyawan menjadi tidak efektif karena wawancara tidak menggunakan metode yang tepat. Apa maksudnya ? Wawancara yang dilakukan tidak memiliki konsep dan struktur yang mengaraha kepada penggalian kompetensi calon karyawan tersebut. Pertanyaan yang diajukan dalam wawancara lebih banyak menyangkut hal yang bersifat pribadi , tanpa menggali informasi atas kompetensi yang dimiliki calon karyawan.

Dalam wawancara berbasis kompetensi , proses wawancara akan berpusat kepada penggalian informasi atas kompetensi calon karyawan (terutama “soft competency / behavior”) , berdasarkan pengalaman yang dilaluinya. Metode yang dilakukan disebut dengan “STAR” , yaitu merupakan aktronim dari :

S : Situation

T : Task

A : Action

R : Result


Dalam metode ini , seluruh yang pertanyaan telah disiapkan oleh pewawancara, mengacu kepada keempat aspek tersebut. Artinya, calon karyawan diminta untuk menceritakan pengalamannya secara spesifik dalam suatu aktivitas / kegiatan tertentu, sehingga peawancara dapat menggali lebih dalam perilaku apa yang pernah dilakukan oleh calon karyawan di masa lalu.

Dalam konsep wawancara berbasis komptensi ini, berlaku prinsip : “ Past behavior predict future behavior” (Perilaku yang dilakukan di masa lalu, merupakan prediksi atas perilaku di masa yang kan datang).

Who this course is for:

  • Para pimpinan unit kerja (misalnya : supervisor , group leader , asisten manager , kepala divisi, kepala bagian, kepala sub bagian , manager, general manager, direktur) di suatu organisasi / perusahaan lembaga / instansi
  • Pemilik / Pendiri usaha , Pengelola yayasan, Pimpinan unit kerja di lembaga pemerintah