
Course Blender Fundamental memperkenalkan dasar-dasar penggunaan Blender sebagai software 3D open-source yang digunakan untuk modeling, animasi, texturing, dan pembuatan aset game. Dalam course ini, peserta akan mempelajari navigasi antarmuka Blender, memahami fungsi tombol-tombol dasar, serta cara mengatur tampilan viewport agar nyaman digunakan selama proses pembuatan objek. Peserta juga akan mempelajari pembuatan objek dasar seperti cube, plane, cylinder, dan sphere, lalu memahami konsep mesh, vertices, edges, dan faces sebagai elemen utama dalam proses modeling. Selain itu, peserta diperkenalkan dengan material dan shading dasar untuk memberikan warna atau tekstur awal pada objek yang dibuat.
Tidak hanya itu, pembelajaran juga mencakup rigging sederhana untuk memberikan struktur tulang pada karakter atau objek agar dapat dianimasikan. Peserta akan memahami cara membuat keyframe animasi, mengatur timeline, dan menghasilkan gerakan dasar seperti berjalan, mengayun, atau rotasi. Blender sendiri, yang mulai dikembangkan sejak tahun 1994 dan resmi menjadi open-source pada 2002, kini menjadi standar industri kreatif karena fitur-fiturnya yang lengkap, fleksibel, dan didukung oleh komunitas global yang terus memberikan pembaruan. Melalui course ini, peserta dibimbing memahami workflow 3D dari tahap awal pembuatan objek hingga menghasilkan karakter atau aset sederhana yang siap digunakan dalam kebutuhan visual atau game.
Selain fokus pada 3D, course ini juga dirancang untuk mengenalkan peserta pada proses pembuatan game 2D mulai dari dasar hingga gameplay sederhana. Peserta akan mempelajari cara membuat objek 2D, sistem gerak karakter, animasi sprite, serta mekanisme physics seperti gravitasi dan collision. Konsep scoring system juga diperkenalkan agar peserta dapat membuat permainan sederhana yang memiliki tujuan atau tantangan yang jelas bagi pemain. Tidak hanya itu, peserta akan belajar membuat user interface (UI) seperti tombol start, pause, atau indikator skor, yang merupakan bagian penting dari pengalaman bermain game.
Pembelajaran disusun secara terstruktur dengan pendekatan praktis, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan setiap materi tanpa harus memiliki pengalaman sebelumnya. Setiap modul dirancang agar mudah dipahami oleh pemula namun tetap relevan untuk mereka yang ingin melanjutkan ke tingkat lebih lanjut. Pada akhir course, peserta tidak hanya memahami konsep dasar Blender dan game development, tetapi juga mampu membuat project akhir berupa objek 3D sederhana atau game 2D yang dapat dijalankan. Dengan fondasi ini, peserta akan lebih percaya diri untuk melangkah ke tahapan pembelajaran yang lebih kompleks di dunia animasi, 3D modeling, dan pengembangan game.