
Menjelaskan tentang sejarah supply chain
Menjelaskan pengertian SCM
Menjelaskan fungsi SCM
Menjelaskan tujuan SCM
Menjelaskan aktifitas SCM
Menjelaskan Prinsip SCM
Menjelaskan Tahapan SCM
Menjelaskan Konsep Chain 1 Tahap
Menjelaskan Konsep Chain 2 Tahap
Menjelaskan Konsep Chain 3 Tahap
Menjelaskan Konsep Chain 4 Tahap
Menjelaskan Konsep Chain 5 Tahap
Menjelaskan Bagian-Bagian SCM
Menjelaskan Tantangan SCM
Menjelaskan Solusi Tantangan SCM
Menjelaskan Kolaborasi Perdagangan
Menejelaskan Jenis Kolaborasi Perdagangan
Menjelaskan Tentang Tahapan Integrasi SCM
Menjelaskan Tentang Perbedaan antara Logistik Management dengan Supply Chain Management
Menjelaskan Tentang Keunggulan Kompetitif
Menjelaskan Tentang Mencapai keunggullan dengan Logistik
Menjelaskan Tentang Value Chain
Menjelaskan Tentang Primary Activities
Menjelaskan Tentang Support Activities
Menjelaskan Tentang Procurement vs purchasing
Menjelaskan Tentang Kompetisi dalam Waktu
Menjelaskan Tentang Konsep Lead Time
Menjelaskan Tentang Order to Delivery Cycle
Menjelaskan Tentang The Cash to Cash Cycle
Menjelaskan Tentang Logistik Pipe Line
Menjelaskan Tentang Lead Time pemesanan Barang
Menjelaskan Tentang Value Enginering dalam Logistik
Menjelaskan Tentang Gap antara Lead Time vs Tujuan Utama
Supply chain adalah sebuah sistem organisasi yang di dalamnya terdapat peran-peran dan melakukan berbagai kegiatan, meliputi informasi, dana dan sumber daya lainnya yang saling terkait dalam pergerakan suatu produk atau jasa dari pemasok ke pelanggan. Nama lain dari supply chain adalah rantai pasok atau rantai suplai.
Dalam aktivitas produksi, supply chain adalah istilah yang sudah dikenal. Supply chain adalah kunci sukses berpindahnya produk dari mentah yang diolah hingga ke konsumen. Lalu apa definisi supply chain? Dalam Bahasa Indonesia, supply chain artinya rantai pasok. Dikutip dari Investopedia, supply chain adalah jaringan antara perusahaan dan pemasoknya untuk memproduksi dan mendistribusikan produk tertentu kepada pembeli akhir.
Jaringan yang dimaksud mencakup berbagai aktivitas, orang, entitas, informasi, dan sumber daya. Perusahaan mengembangkan supply chain artinya mereka dapat mengurangi biaya dan tetap kompetitif dalam lanskap bisnis. Dalam proses manajemennya, supply chain adalah proses penting karena rantai pasokan yang dioptimalkan menghasilkan biaya yang lebih rendah dan siklus produksi yang lebih cepat.
Dalam rantai pasokan melibatkan beragam aktivitas untuk menghasilkan produk hingga sampai ke tangan konsumen. Aktivitas di dalamnya antara lain memindahkan bahan mentah dan mengolahnya menjadi produk jadi. Tahapan lainnya supply chain adalah mengangkut produk tersebut, dan mendistribusikannya ke pengguna akhir. Entitas yang terlibat dalam rantai pasokan termasuk produsen, vendor, gudang, perusahaan transportasi, pusat distribusi, dan sampai ke pengecer. Unsur-unsur suplly chain adalah mencakup semua fungsi yang dimulai dengan menerima pesanan hingga memenuhi permintaan pelanggan.